Hibata.id, Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, tiba-tiba melempar wacana yang bikin telinga langsung tegak.
Ya Pemerintah Kota Gorontalo siap membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait LGBT.
Dengan gaya santai khasnya, Adhan bilang ide itu muncul setelah dirinya membaca kabar dari Makassar yang lebih dulu menyiapkan aturan serupa.
“Makassar sudah buat, saya baca tadi beritanya. InsyaAllah kita juga akan buat,” kata Adhan.
Tapi tenang, kata Adhan, Pemkot Gorontalo belum langsung tancap gas bikin aturan.
Mereka masih mau mengintip dulu bagaimana penerapan aturan tersebut di Makassar.
Ibarat beli motor baru, katanya harus lihat dulu review pengguna, jangan cuma lihat iklan.
“Kita lihat dulu Makassar bagaimana penerapannya,” ujar dia sambil tersenyum.
Adhan yang pernah duduk di kursi legislatif tingkat kota hingga provinsi itu juga memastikan penyusunan Perda nanti tidak dilakukan diam-diam seperti bikin grup WhatsApp keluarga baru.
Pemkot, kata dia, bakal melibatkan banyak pihak, mulai dari lembaga adat hingga tokoh masyarakat.
“Ini akan jadi dasar hukum untuk penertiban. Jadi semua dibahas bersama,” katanya.
Dalam obrolan itu, Adhan juga menyinggung soal kesehatan masyarakat, termasuk risiko penyebaran HIV/AIDS yang menurutnya perlu mendapat perhatian melalui edukasi dan pengawasan sosial.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Gorontalo ingin tetap menjaga visi daerah yang religius dan tertib sosial.
Karena itu, berbagai kebijakan yang dibuat nantinya akan disesuaikan dengan arah pembangunan daerah.
Yang jelas, wacana Perda ini langsung jadi topik panas. Ada yang serius menanggapi, ada juga yang cuma geleng-geleng sambil bilang, “Wah, Gorontalo makin ramai pembahasannya malam ini.”













