Hibata.id – Sehari setelah kesepakatan damai dicapai, Pemerintah Kota Kotamobagu kembali menemui masyarakat Desa Poopo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa malam, 29 September 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mempererat kembali hubungan kekeluargaan antara masyarakat Poopo dan Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Rombongan Pemkot Kotamobagu dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, Sahaya Subagio Mokoginta. Ia didampingi Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela, Lurah Upai Isman Ansik, serta Sekretaris Kesbangpol Kota Kotamobagu Bambang S. Dachlan.
Dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow turut hadir Kepala Kesbangpol Deker Rompas, Camat Passi Timur, Sangadi Poopo bersama perangkat desa, serta sejumlah tokoh pemuda Desa Poopo.
Sahaya mengatakan suasana yang lebih tenang mulai terasa ketika rombongan tiba di Desa Poopo. Ia menyampaikan salam dari Wali Kota Kotamobagu dr. Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut menjaga keamanan dan mendukung proses perdamaian.
“Terima kasih atas komitmen kita semua. Yang paling penting setelah pertemuan kemarin adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga apa yang sudah kita sepakati. Mari kita tahan diri, jangan mudah terprovokasi, dan percayakan setiap persoalan kepada pemerintah dan aparat untuk ditangani sesuai ketentuan,” ujar Sahaya.
Menurut dia, masyarakat Poopo dan Upai memiliki hubungan persaudaraan yang telah terjalin sejak lama. Karena itu, kondisi yang mulai kondusif harus dipertahankan bersama.
Sahaya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas serta menghindari tindakan sepihak yang berpotensi kembali memicu persoalan.
Sebagai tindak lanjut kesepakatan yang dicapai pada Senin, 28 September 2026, Pemkot Kotamobagu bersama Pemkab Bolaang Mongondow dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan mempersiapkan pelaksanaan Deklarasi Damai antara masyarakat Desa Poopo dan Kelurahan Upai.
Deklarasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama menjaga keamanan, memperkuat perdamaian, serta merawat kembali hubungan kekeluargaan antara kedua wilayah.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pemerintah dan masyarakat sama-sama menegaskan bahwa menjaga keamanan dan perdamaian bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.












