Hibata.id – Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, Rabu, 23 September 2026.
Upacara yang berlangsung di Alun-alun Boki Hontinimbang, Kotamobagu, tersebut dirangkaikan dengan Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Dalam upacara tersebut, Sofyan Mokoginta membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-62 sebagai ruang untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus mengevaluasi perjalanan pembangunan Sulawesi Utara.
“Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah mengabdi bagi daerah ini. Apresiasi dan penghormatan diberikan atas segala karya dan pengorbanan yang telah mereka berikan,” ujar Sofyan saat membacakan sambutan Gubernur.
Menurut Gubernur, berbagai capaian Sulawesi Utara saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun oleh generasi sebelumnya. Karena itu, warisan tersebut perlu dilanjutkan dan dikembangkan agar tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Momentum hari ulang tahun, kata dia, juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap berbagai capaian pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita patut bersyukur atas berbagai kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berhasil kita raih bersama,” katanya.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program strategis, meningkatkan kualitas infrastruktur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang mandiri.
Kemampuan daerah dalam mengawal agenda tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencapai lompatan pembangunan Sulawesi Utara.
Dengan potensi yang dimiliki, seluruh elemen daerah diminta tetap optimistis membangun Sulawesi Utara menjadi daerah yang berdaya saing, mandiri, dan tangguh menghadapi perubahan zaman.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai gotong royong dan semangat mapalus sebagai bagian dari identitas masyarakat Sulawesi Utara.
“Untuk mewujudkan lompatan besar tersebut, mari kita senantiasa menjunjung tinggi nilai gotong royong dan terus menghidupkan semangat mapalus sebagai jati diri dan landasan moral kita dalam bekerja membangun daerah,” ujar Sofyan membacakan sambutan Gubernur.
Pembangunan daerah, menurut Gubernur, tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan berbagai agenda pembangunan berjalan secara terpadu.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan menyatukan langkah menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Kita harus menyadari bahwa cita-cita luhur ini tidak akan pernah tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri. Kita semua wajib mengutamakan sinergi dan kolaborasi yang kokoh di antara jajaran pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Melalui keterpaduan langkah tersebut, Sulawesi Utara diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan menghadapi berbagai perubahan yang terus berlangsung.
Upacara HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara di Kota Kotamobagu turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kotamobagu Ny. Tessa Josephina Mokoginta Sompie, para pimpinan instansi vertikal, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah dan sangadi, perangkat desa dan kelurahan, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Peringatan HUT ke-62 Sulawesi Utara tersebut menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah melalui kerja bersama, gotong royong, dan kolaborasi lintas sektor.












