Pohuwato

Pesan Boyke untuk Pekerja Pani Gold Mine di HUT ke-81 RI

×

Pesan Boyke untuk Pekerja Pani Gold Mine di HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) Boyke Poerbaya Abidin ssaat menjadi pembina Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kilometer Nol, Pani Gold Mine.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) Boyke Poerbaya Abidin ssaat menjadi pembina Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kilometer Nol, Pani Gold Mine.

Hibata.id, Pohuwato — Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) Boyke Poerbaya Abidin menegaskan keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama seluruh pekerja Pani Gold Mine di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Senin (17/08/2026).

Pesan itu disampaikan Boyke saat menjadi pembina Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kilometer Nol, Pani Gold Mine.

Di hadapan pekerja dan tamu undangan, Boyke mengingatkan, bahwa aktivitas pertambangan memiliki risiko tinggi sehingga setiap pekerja harus memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun rekan kerja.

Baca Juga:  Tak Sekedar Jalan Sehat, Pani Gold Mine Bawa Semangat Kemerdekaan untuk Pohuwato

“Tidak ada satu gram emas yang lebih berharga daripada satu nyawa manusia. Emas bisa dicari, tetapi nyawa manusia tidak pernah bisa diganti,” kata Boyke dalam amanatnya.

Menurut dia, keselamatan kerja tidak boleh dipandang hanya sebagai aturan perusahaan.

Keselamatan merupakan bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap kehidupan manusia.

“Keselamatan adalah harga diri kita, kehormatan kita semua, dan bentuk cinta kita kepada keluarga yang menunggu di rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Pohuwato Ikuti Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Halaman Polres

Boyke juga mengajak pekerja Pani Gold Mine berani menghentikan pekerjaan apabila menemukan kondisi yang tidak aman.

Ia menilai keberanian mengatakan “stop” dalam situasi berbahaya merupakan bentuk kepahlawanan di lingkungan kerja.

“Pahlawan yang berani berkata, ‘Stop! Ada yang tidak aman ini’. Lebih baik terlambat lima menit daripada kehilangan satu nyawa,” katanya.

Boyke berharap seluruh pekerja menjadikan kepedulian terhadap keselamatan sebagai budaya yang dilakukan setiap hari, bukan hanya ketika perusahaan menggelar kegiatan tertentu.

Baca Juga:  Rp60 Juta Diperebutkan, KONI Pohuwato Dukung Penuh Turnamen Catur di Pantai Pohon Cinta

Ia juga mengingatkan, bahwa setiap pekerja memiliki peran dalam menjaga keselamatan operasional pertambangan, termasuk dengan saling mengingatkan ketika menemukan potensi bahaya.

Menurut Boyke, semangat perjuangan yang diwariskan para pahlawan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diwujudkan pekerja melalui tanggung jawab dan keberanian menjaga keselamatan sesama.

“Jadilah pahlawan setiap hari dengan menjaga keselamatan sahabat kita tetap hidup,” katanya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel