Editorial

Hukum Orang Tua Memakai Uang Amplop Lebaran Anak

×

Hukum Orang Tua Memakai Uang Amplop Lebaran Anak

Sebarkan artikel ini
ilustrasi THR lebaran/Willy Sebastian/Shutterstock/Hibata.id
ilustrasi THR lebaran/Willy Sebastian/Shutterstock/Hibata.id

Secara umum, orangtua hanya boleh menggunakan uang tersebut untuk kepentingan kemaslahatan anaknya. Orangtua tidak boleh menggunakan uang tersebut untuk kepentingan dirinya. Pihak orangtua tidak boleh menggunakan uang tersebut pada transaksi atau akad yang murni merugikan anaknya.

“Transaksi wali pada harta pihak yang diwalikan terbatas pada kemaslahatan bagi pihak yang diwalikan. Wali tidak boleh melangsungkan transaksi yang murni mudharat seperti menghibahkan sebagian harta yang diwalikan, menyedekahkannya, atau berjual-beli dengan tingkat tinggi risiko penipuan. Transaksi itu menjadi batil.

Baca Juga:  Makna Spiritual Fenomena Gerhana Terjadi di Bulan Ramadhan

Wali boleh melangsungkan transaksi yang murni maslahat seperti menerima hibah, menerima sedekah, dan menerima wasiat. Demikian juga kebolehan bagi wali untuk melakukan transaksi yang potensial maslahat dan mudarat seperti praktik jual, beli, sewa, menyewa, perserikatan saham, dan distribusi,” (Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Beirut, Darul Fikr: 1985 M/1405 H], cetakan kedua, juz VII, halaman 752).

Baca Juga:  6 Waktu-Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadhan

Cara yang Tepat Mengelola THR Lebaran Anak

Orangtua tidak boleh mendonasikan aset dalam hal ini adalah uang amplop lebaran anaknya. Pasalnya, transaksi pendonasian tidak memberikan manfaat apapun bagi pihak anak. Sedangkan donasi hanya boleh dilakukan oleh pemilik aset. Sementara orangtua hanya memiliki hak kewalian. Hak kewalian tidak sampai di sana karena wali bukan pemilik uang tersebut.

Baca Juga:  Asal-usul Londo Ireng, Istilah Kolonial yang Kembali Disinggung Presiden Prabowo

Baca halaman berikutnya…

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel