Agenda ini yang menurutnya sengaja dimainkan untuk menggoyahkan pemerintahannya, bahkan berujung pada upaya pemakzulan.
Dalam pernyataan yang ia sampaikan di depan wartawan, Ismet tidak lagi berbicara dalam bahasa diplomatis. Ia memilih bicara apa adanya.
“Saya melihat ada agenda-agenda politik jahat yang mulai bermain. Ini bukan lagi soal kritik membangun, tapi sudah masuk ranah upaya pemakzulan,” kata Ismet, Jumat (24/10/2025).
Pernyataan itu bukan sekadar keluhan. Ini semacam alarm politik—peringatan yang menegaskan bahwa ada pihak yang sedang mengatur langkah secara sistematis untuk menjatuhkannya sebelum masa jabatannya berakhir.
Ismet Mile juga mengirim pesan keras kepada jajaran birokrasi. Menurutnya, ada upaya menarik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat pemerintah daerah agar terlibat dalam manuver politik tertentu.
“Saya tegaskan, seluruh pejabat dan ASN harus fokus pada kerja. Jangan coba-coba ikut dalam pusaran agenda politik jahat yang berusaha memecah belah dan mengganggu stabilitas pemerintahan daerah. Loyalitas kalian adalah pada negara, pada visi pembangunan Bone Bolango, bukan pada kelompok politik tertentu,” ujarnya.












