Hukum

Dugaan Fee Proyek Bone Bolango Menguat, Inisial AN hingga Nama Wabup Disebut

×

Dugaan Fee Proyek Bone Bolango Menguat, Inisial AN hingga Nama Wabup Disebut

Sebarkan artikel ini
Dugaan praktik permintaan fee proyek kembali mencuat di Kabupaten Bone Bolango/Hibata.id
Dugaan praktik permintaan fee proyek kembali mencuat di Kabupaten Bone Bolango/Hibata.id

Hibata.id – Dugaan praktik permintaan fee proyek kembali mencuat di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, setelah beredar tangkapan percakapan WhatsApp yang diduga melibatkan seorang pria berinisial AN.

Percakapan itu memunculkan dugaan adanya aliran uang bernilai ratusan juta rupiah.

Isu ini muncul di tengah ramainya pembahasan publik mengenai polemik distribusi proyek pembangunan di Bone Bolango.

Meskipun sebelumnya sempat beredar isu lain yang menyeret nama pejabat daerah, informasi tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya hingga kini.

Baca Juga:  PETI Pohuwato Terus Beroperasi, Para Pelaku Tak Takut dengan Kapolda Baru

Dalam perkembangan terbaru, redaksi memperoleh potongan percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan permintaan fee proyek.

Dalam percakapan itu, kata “Bolsel” dan “Wabup” disebut bersama nominal uang ratusan juta rupiah.

Namun, belum ada kejelasan siapa yang dimaksud dengan kedua nama tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, percakapan itu memperlihatkan inisial AN yang diduga meminta sejumlah uang.

Baca Juga:  IMM Desak Polres Pohuwato Usut Dugaan Kerusakan Lingkungan oleh Perusahaan

Dalam salah satu pesan tertulis: “Ada 40 Bang supaya pas 100,” yang diduga merujuk pada permintaan tambahan dana.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang disebut dalam percakapan tersebut. Aparat penegak hukum juga belum memberikan keterangan apakah dugaan ini telah masuk dalam proses penyelidikan.

Redaksi masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait dan pemilik inisial yang disebut dalam percakapan tersebut. Verifikasi informasi dilakukan untuk menghindari kesimpulan sepihak.

Baca Juga:  Lakukan Penambangan Ilegal di Pohuwato, 4 WNA Asal Sri Lanka Dipulangkan

Isu dugaan praktik tidak transparan dalam pengelolaan proyek pemerintah kerap mencuat di sejumlah daerah. Komitmen transparansi publik menjadi perhatian masyarakat untuk memastikan dana pembangunan digunakan sesuai aturan.

Komentar Ismet Mile

Sementara itu, Ismet Mile juga buka suara dan membongkar dugaan adanya “agenda politik jahat”.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel