Scroll untuk baca berita
Kabar

Isra Mi’raj 27 Rajab 2026: Momentum Memperkuat Ibadah

×

Isra Mi’raj 27 Rajab 2026: Momentum Memperkuat Ibadah

Sebarkan artikel ini
Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW ini membawa makna dan hikmah mendalam bagi seluruh umat Muslim./Hibata.id
Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW ini membawa makna dan hikmah mendalam bagi seluruh umat Muslim./Hibata.id

Hibata.id – Umat Islam kembali memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 16 Januari 2026. Peringatan ini menjadi momen penting untuk menguatkan iman dan memperbaiki kualitas ibadah.

Isra Mi’raj mengingatkan umat Islam tentang perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik hingga Sidratul Muntaha. Pada peristiwa inilah Allah SWT menurunkan perintah shalat lima waktu.

Scroll untuk baca berita

Makna Penting Isra Mi’raj

Peristiwa Isra Mi’raj memiliki arti besar dalam ajaran Islam. Dari peristiwa ini, umat Islam menerima kewajiban shalat sebagai ibadah utama yang harus dijaga setiap hari.

Shalat bukan hanya hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga cara membentuk kedisiplinan, ketenangan hati, dan kepedulian sosial. Karena itu, Isra Mi’raj selalu menjadi pengingat agar umat Islam lebih serius menjaga ibadah.

Baca Juga:  Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026, Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Di Indonesia, masyarakat biasanya mengisi peringatan Isra Mi’raj dengan pengajian, ceramah agama, serta doa bersama di masjid dan musala.

Ulama menganjurkan beberapa amalan mudah yang bisa dilakukan umat Islam saat menyambut Isra Mi’raj. Amalan ini tidak berat, namun memiliki nilai ibadah yang besar.

Pertama, umat Islam dianjurkan menjaga shalat wajib dengan lebih baik dan menambah shalat sunnah. Cara ini menjadi bentuk penghormatan atas perintah shalat yang diterima Nabi Muhammad SAW pada malam Mi’raj.

Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an membantu menenangkan hati sekaligus menambah pemahaman agama.

Ketiga, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SA. Shalawat menjadi cara sederhana untuk menunjukkan rasa cinta kepada Rasulullah.

Baca Juga:  Banjir Tahunan Hantui Warga Botubilotahu Pohuwato, Derita 2016 Belum Berakhir

Keempat, memperbanyak zikir dan doa. Banyak umat Islam memanjatkan doa khusus pada malam 27 Rajab sebagai bentuk harapan dan permohonan kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Doa ini berisi permohonan rahmat, ketenangan hati, dan harapan agar Allah SWT mengabulkan setiap permintaan hamba-Nya.

Puasa Sunah Bulan Rajab

Sebagian umat Islam juga memilih menjalankan puasa sunah pada 27 Rajab. Puasa ini bukan kewajiban, tetapi menjadi latihan menahan diri dan meningkatkan ketakwaan.

Baca Juga:  Anggota Polda Gorontalo Dipecat Tidak dengan Hormat, Ini Alasannya

Para ulama menekankan bahwa nilai utama puasa sunah terletak pada niat ikhlas dan keinginan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di tengah kesibukan hidup modern, peringatan Isra Mi’raj mengajak umat Islam kembali menata kehidupan spiritual. Nilai utama Isra Mi’raj mengingatkan pentingnya menjaga shalat, memperbaiki akhlak, dan memperkuat hubungan sosial.

Peringatan Isra Mi’raj 2026 juga bisa menjadi waktu yang tepat bagi keluarga Muslim untuk beribadah bersama, saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi.

Dengan menghidupkan amalan baik pada malam Isra Mi’raj, umat Islam diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih tenang, seimbang, dan penuh keberkahan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel