Hibata.id, Gorontalo – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo memastikan, kesiapan teknis dan administrasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah menyentuh angka 90 persen.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menyatakan bahwa seluruh tahapan penting telah berjalan.
Tahapan itu sudah sesuai jadwal sejak awal tahun, sehingga jemaah hanya tinggal menunggu keberangkatan saja.
“Jika merujuk pada progres saat ini, persiapan sudah berada di angka 85 hingga 90 persen. Kami sedang menuntaskan beberapa detail teknis sembari menunggu jadwal resmi pusat,” ujar Mansur di Gorontalo, Selasa.
Mansur merinci, sejumlah tahapan vital yang telah rampung, meliputi penyelesaian dokumen paspor jemaah, distribusi perlengkapan haji, hingga pelaksanaan manasik sebagai bekal pemahaman ibadah di Tanah Suci.
Selain itu, panitia telah memetakan koordinasi internal, termasuk pembentukan regu, rombongan, serta penempatan petugas dalam Kelompok Terbang (Kloter).
Saat ini, fokus panitia bergeser pada tahap akhir seperti survei kesehatan lingkungan asrama haji oleh Dinas Kesehatan, distribusi koper jemaah, dan sinkronisasi jadwal keberangkatan nasional.
“Semua sedang dalam proses (on process). Kami tinggal menunggu momentum untuk eksekusi tahap akhir tersebut,” lanjutnya.
Mengenai kuota, Mansur mengungkapkan total jemaah asal Gorontalo tahun ini mencapai 608 orang untuk kategori reguler.
Jika digabungkan dengan petugas pendamping, total personel yang diberangkatkan mencapai 611 orang.
Para petugas tersebut terdiri atas ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga medis yang bertugas menjamin kelancaran dan ketertiban seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi.
“Kami pastikan seluruh kuota haji Provinsi Gorontalo terpenuhi tahun ini. Kami juga sudah menyiapkan skema cadangan jika ada jemaah yang berhalangan berangkat secara mendadak,” tegas Mansur.
Pihak Kanwil Kemenhaj terus memperkuat sinergi lintas instansi untuk mengoptimalkan layanan asrama haji dan mekanisme pemberangkatan.
Mansur optimistis dengan persiapan yang matang, operasional haji 2026 di wilayahnya akan berjalan tanpa kendala berarti.
“Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalankan rukun Islam kelima ini,” pungkasnya.













