Peristiwa

Kebakaran di Tambang Ilegal Titik Bor 18 Suwawa Tanpa Penanganan

×

Kebakaran di Tambang Ilegal Titik Bor 18 Suwawa Tanpa Penanganan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran di kawasan PETI Titik Bor 18, Suwawa Timur, Bone Bolango, dilaporkan berlangsung sekitar sepekan. Saksi menduga sejumlah kamp penambang ikut terbakar/Hibata.id
Kebakaran di kawasan PETI Titik Bor 18, Suwawa Timur, Bone Bolango, dilaporkan berlangsung sekitar sepekan. Saksi menduga sejumlah kamp penambang ikut terbakar/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Api merah menyala di tengah gelapnya malam. Asap tebal membumbung dari kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) Titik Bor 18, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Kebakaran yang sudah berlangsung sekitar sepekan itu, memicu kekhawatiran para penambang karena api diduga menjalar ke kamp-kamp di sekitar lokasi.

Di kejauhan, teriakan para penambang terdengar saat mereka berusaha menyelamatkan diri.

Sebagian lainnya bahu-membahu memadamkan api yang terus membesar agar api tidak melaham kamp mereka.

Baca Juga:  Soal Kecelakaan Atap Truk Dalmas Satlantas, Begini kata Kapolresta Gorontalo Kota

Angin kencang membuat kobaran api semakin cepat menjalar ke tempat tinggal sementara para penambang.

Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya mengatakan kebakaran tersebut telah berlangsung kurang lebih satu pekan.

Ia menduga api berasal dari aktivitas para penambang yang tinggal di kamp-kamp dekat titik kebakaran.

“Sudah pasti, api berasal dari penambang. Karena hanya penambang yang tinggal di kamp-kamp dekat lokasi yang terbakar,” ujarnya.

Saksi itu juga memperkirakan sejumlah kamp penambang ikut terbakar.

Baca Juga:  Mobil Muat Solar Terbakar di Pohuwato, Arah Tujuan Diduga ke PETI

Perkiraan tersebut ia sampaikan berdasarkan kondisi kebakaran yang terlihat dari kejauhan.

“Kalau melihat dari kondisi kebakaran, banyak kamp penambang yang terbakar,” ungkapnya.

Meski melihat kobaran api terus membesar, saksi mengaku belum berani mendekati sumber kebakaran.

Ia mengatakan hingga saat itu belum melihat penanganan dari pemerintah terhadap kebakaran di kawasan tersebut.

“Saya hanya bisa memantau dari jauh. Api terus membesar hingga tadi malam,” katanya.

Kemarau Panjang, Kebakaran Jadi Perhatian

Baca Juga:  Brimob Polda Kaltim Tangani Dugaan Orang Jatuh di Apartemen Borneo Bay

Kemarau panjang yang masih melanda Provinsi Gorontalo membuat kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian.

Asap dari kebakaran turut menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi menyelimuti wilayah sekitar.

Kebakaran di kawasan PETI Titik Bor 18 menambah persoalan di tengah kondisi tersebut.

Namun, penyebab kebakaran, luas area terdampak, jumlah kamp yang terbakar, serta langkah penanganan dari pihak berwenang masih memerlukan kepastian.

Hingga informasi ini disusun, keterangan mengenai kebakaran masih bersumber dari saksi yang memantau kejadian dari kejauhan.