Hibata.id – Wakil Ketua Persatuan Istri Anggota DPRD (PIAD) Provinsi Gorontalo, Dewi Ridwan Monoarfa Arbie, menegaskan peningkatan kualitas keluarga merupakan fondasi utama untuk mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Workshop Peningkatan Kualitas Keluarga di Grand-Q Hotel, Rabu (10/9/2025).
Dalam wawancara usai kegiatan, Dewi menekankan peran sentral keluarga dalam membentuk karakter dan nilai generasi muda.
Menurutnya, pembangunan kualitas keluarga tidak bisa hanya dipandang sebagai urusan domestik, melainkan strategi penting untuk menciptakan masyarakat inklusif dan berdaya.
“Upaya meningkatkan kualitas keluarga terus didorong oleh berbagai pihak, termasuk lembaga penyedia layanan. Fokus utamanya adalah mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak sebagai pondasi keluarga sehat,” ujar Dewi.
Ia menambahkan, pola hubungan setara dalam rumah tangga menjadi kunci membangun keluarga berkualitas.
Kesetaraan bukan sekadar pembagian peran, melainkan juga pengambilan keputusan bersama, sikap saling menghargai, dan terciptanya ruang aman bagi seluruh anggota keluarga.
Dewi turut menyoroti pemenuhan hak anak yang masih sering terabaikan.
Anak, kata dia, tidak hanya berhak atas pendidikan, tetapi juga perlindungan dari kekerasan, kesempatan menyampaikan pendapat, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang fisik dan mental.
“Hak anak bukan hanya soal sekolah, tetapi juga perlindungan, ruang berpendapat, dan pengakuan atas kebutuhan mereka,” tegas Dewi.
Pemerintah dan berbagai organisasi perempuan di Gorontalo terus menggencarkan program peningkatan kualitas keluarga.
Upaya ini dinilai penting untuk mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan, kesetaraan gender, serta perlindungan hak anak di daerah.
Menurut Dewi, peningkatan kualitas keluarga adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi berkarakter kuat, berdaya saing, dan mampu membangun Gorontalo sebagai daerah ramah anak dan berkeadilan gender.















