Kabar

BBM Langka di Gorontalo, Warga Rela Antre Panjang di SPBU

×

BBM Langka di Gorontalo, Warga Rela Antre Panjang di SPBU

Sebarkan artikel ini
Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Gorontalo/Hibata.id
Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id – Warga Kota Gorontalo menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) sejak beberapa hari terakhir.

Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan sebagian penjual bensin eceran terpaksa menghentikan aktivitas jual beli.

Scroll untuk baca berita

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan terlihat mengular di sejumlah SPBU, seperti di Jalan Tinaloga, Jalan Andalas, dan Jalan D.I. Panjaitan.

Warga rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM, khususnya jenis Pertalite yang semakin sulit ditemukan.

Baca Juga:  LIL Bungkam Terkait Rencana Konversi Perkebunan Sawit Menjadi Pertambangan di Popayato

Irvan (30), warga Kota Gorontalo yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring, mengaku kesulitan memperoleh BBM dalam beberapa hari terakhir.

“Banyak depot bensin eceran tidak lagi menjual bensin, jadi saya terpaksa antre panjang di Pertamina. Kadang bisa sampai satu jam lebih,” ujar Irvan, Selasa (30/9/2025).

Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Gorontalo/Hibata.id
Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Gorontalo/Hibata.id

Diana (32), warga Wongkaditi yang sehari-hari berjualan bensin eceran, mengaku tidak berjualan selama sepekan terakhir karena stok BBM selalu kosong saat ia mencoba mengisi di SPBU.

Baca Juga:  Pakai Mobil Dinas Berpelat Hitam, Ternyata Segini Harta Kekayaan Kadis Sosial Provinsi Gorontalo!

“Sudah seminggu saya tidak bisa berjualan. Tiap kali ke SPBU, habis terus. Jadi terpaksa tutup,” ungkap Diana.

Menurut salah satu petugas SPBU, antrean panjang di Kota Gorontalo saat ini dipicu oleh kerusakan kapal pengangkut bahan bakar.

Namun, belum diketahui secara pasti penyebab kerusakan tersebut. Hingga kini, tim Hibata.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pertamina Wilayah Gorontalo belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kelangkaan bahan bakar tersebut.

Baca Juga:  Bank Indonesia Ubah Cara Latih Petani: Praktik di Lahan, Bukan di Ruang Rapat

Kelangkaan BBM di Gorontalo bukan kali pertama terjadi. Kondisi serupa pernah dialami warga pada tahun-tahun sebelumnya ketika distribusi tersendat atau pasokan terbatas.

Situasi ini kerap menimbulkan keresahan masyarakat, terutama bagi pengendara dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

Masyarakat berharap Pertamina segera memberikan solusi agar antrean panjang di SPBU bisa diatasi dan aktivitas warga kembali normal.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel