Kota Gorontalo

Adhan Dambea Kritik Satpol PP Provinsi Soal Trotoar: Jangan Ganggu Pedagang Kecil!

×

Adhan Dambea Kritik Satpol PP Provinsi Soal Trotoar: Jangan Ganggu Pedagang Kecil!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengkritik keras langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Gorontalo yang disebut ikut campur dalam kebijakan Pemerintah Kota terkait aktivitas pedagang kaki lima di kawasan Jalan Eks Andalas dan Jalan Hos Tjokroaminoto.

Menurut Adhan, keputusan untuk memperbolehkan pedagang berjualan di trotoar merupakan bentuk keberpihakan terhadap warga kecil yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas perdagangan informal.

Scroll untuk baca berita

“Kehadiran mereka bukan bentuk pelanggaran, tapi solusi realistis agar masyarakat bisa mencari nafkah secara halal di tengah sulitnya ekonomi,” ujar Adhan kepada wartawan, Senin, 20 Oktober 2025.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Resmi Canangkan HUT KORPRI, DWP, HKN, dan Hari Guru Nasional Tahun 2024

Ia menilai upaya penertiban yang dilakukan Satpol PP provinsi justru kontraproduktif dengan semangat pemberdayaan ekonomi rakyat. “Saya hanya ingin masyarakat kecil bisa berjualan dengan tertib dan tidak merugikan siapa pun. Pemerintah tugasnya melindungi, bukan malah menghalangi,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Ambil Alih 152 Kios Mangkrak di Pasar Sentral

Lebih jauh, Adhan meminta Satpol PP Provinsi memfokuskan perhatian pada persoalan yang dianggap lebih mendesak, seperti maraknya peredaran minuman keras ilegal di wilayah perbatasan Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

“Coba perhatikan di Bone Bolango, di jalan menuju DPRD provinsi. Banyak yang mabuk dan bikin keributan di dalam kota. Itu yang harusnya jadi prioritas,” tegas Adhan.

Ia juga mengingatkan agar peran Satpol PP dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai pelindung masyarakat, bukan sebagai penghalang kegiatan ekonomi warga. Ia menekankan pentingnya sinergi antara penegakan aturan dan upaya pemberdayaan agar ketertiban kota dan kesejahteraan rakyat dapat berjalan seimbang.

Baca Juga:  Tarif Air di Perumdam MT Kota Gorontalo Naik, Ini Alasannya!

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satpol PP Provinsi Gorontalo belum memberikan tanggapan resmi atas kritik tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel