Buton

Personel TNI AL Siap Bertugas di Buton Tengah, Pengamanan Pesisir Diperkuat

×

Personel TNI AL Siap Bertugas di Buton Tengah, Pengamanan Pesisir Diperkuat

Sebarkan artikel ini

 

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah memperkuat pengamanan wilayah pesisir dan perairan dengan menyiapkan penugasan personel TNI Angkatan Laut (AL) dalam waktu dekat.

Kehadiran aparat TNI AL diharapkan meningkatkan keamanan laut sekaligus menjaga kelestarian sumber daya kelautan di daerah tersebut.

Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan kesiapan operasional personel TNI AL.

Fasilitas tersebut mencakup asrama untuk tempat tinggal, kapal cepat sebagai sarana patroli laut, serta kantor operasional yang saat ini dalam tahap persiapan.

Baca Juga:  Bupati Buteng Dorong Aktivasi Website Desa dan Penguatan SDM

Bupati Buton Tengah Dr. Azhari menyatakan penugasan personel TNI AL menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan wilayah pesisir yang memiliki potensi kelautan besar.

“Semoga dalam waktu dekat personel Angkatan Laut dapat mulai bertugas di Buton Tengah,” ujar Azhari melalui akun media sosial resminya, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan kehadiran TNI AL akan memperkuat sinergi dengan Kepolisian Perairan (Polair) yang selama ini menjalankan pengamanan laut di wilayah Buton Tengah.

Dengan dukungan personel dan sarana yang memadai, pengawasan di perairan dinilai akan berjalan lebih optimal dan terkoordinasi.

Baca Juga:  Perkuat Fondasi Keagamaan, Pemkab Buton Tengah Luncurkan Program “Kota Santri”

Penguatan pengamanan laut tersebut tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga diarahkan untuk melindungi ekosistem laut dan sumber daya perikanan.

Laut menjadi tumpuan utama mata pencaharian masyarakat pesisir sehingga keberlanjutannya harus dijaga secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah kembali menegaskan larangan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan, seperti penggunaan bahan peledak, setrum, dan zat berbahaya.

Aktivitas tersebut dinilai mengancam terumbu karang, biota laut, serta kelangsungan hasil tangkapan nelayan.

Azhari mengimbau masyarakat nelayan agar meninggalkan cara-cara ilegal dan beralih ke metode penangkapan yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Paripurna HUT ke-11 Buton Tengah: DPRD dan Pemkab Sepakat Genjot Pembangunan

“Saya meminta kepada warga yang masih melakukan penangkapan ikan secara ilegal untuk segera menghentikan aktivitas tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan peningkatan pengawasan di laut akan memperbesar peluang penindakan sesuai ketentuan hukum.

Pemerintah berharap kolaborasi aparat dan kesadaran masyarakat dapat menjaga keamanan laut, melestarikan ekosistem, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan di Buton Tengah secara berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel