Scroll untuk baca berita
Kabar

Pagi Hari di Bulan Puasa, Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid Pohuwato

×

Pagi Hari di Bulan Puasa, Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Aksi tersebut terjadi di kawasan wisata Pantai Pohon Cinta, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato/Hibata.id
Aksi tersebut terjadi di kawasan wisata Pantai Pohon Cinta, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato/Hibata.id

Hibata.id – Bulan Ramadhan biasanya identik dengan ibadah, berburu pahala, dan memperbanyak amal.

Namun, seorang pria di Pohuwato justru memilih “jalur cepat” yang salah dengan membobol kotak amal di Masjid Nurul Bahri atau yang dikenal warga sebagai Masjid Sujud.

Aksi tersebut terjadi di kawasan wisata Pantai Pohon Cinta, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 07.50 WITA pagi.

Ironisnya, saat banyak orang berlomba menambah pahala, pria ini justru diduga sibuk menghitung isi kotak amal.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid memperlihatkan seorang pria mengenakan kaos abu-abu dan celana pendek mondar-mandir di sekitar kotak amal sambil mengamati situasi di dalam masjid.

Baca Juga:  Adhan Izinkan Lintasan Gorontalo Half Marathon: “Kalau Bukan Ibu Wagub…"

Seolah menjadi “detektif dadakan”, pelaku tampak meneliti kondisi sekitar sebelum melancarkan aksinya.

Namun, rencananya hampir gagal ketika ia menyadari ada CCTV yang mengawasi.

Tidak kehabisan akal, pria tersebut kemudian mematikan meteran listrik masjid dan mencabut kabel kamera pengawas agar aksinya tidak terekam.

Sayangnya bagi pelaku, sebagian gerak-geriknya sudah lebih dulu masuk dalam rekaman.

Ketua Takmir Masjid Nurul Bahri, Wisnu Pakaya, membenarkan peristiwa pencurian tersebut.

Ia mengatakan pelaku berhasil mengambil uang dari dua kotak amal yang berada di dalam masjid.

Baca Juga:  Antusias Generasi Muda Gorontalo Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris dan Magang PT AGIT

“Ada dua kotak amal yang diambil uangnya. Perkiraan total uang yang hilang sekitar satu juta rupiah,” kata Wisnu.

Wisnu juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi sebelumnya di masjid tersebut.

Bedanya, saat itu pengurus masjid hanya bisa mengelus dada karena tidak memiliki bukti rekaman CCTV.

“Peristiwa seperti ini pernah terjadi sebelumnya, tapi waktu itu kami belum melapor karena tidak ada bukti rekaman. Kejadian yang terbaru terjadi pagi tadi sekitar pukul tujuh,” ujarnya.

Baca Juga:  Tukin P3K Makin Tak Jelas, Kanwil Kemenag Gorontalo Pengecut?

Saat ini pengurus masjid telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Bendahara masjid diketahui sedang berada di Polres Pohuwato untuk membuat laporan resmi.

Pengurus masjid berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terlebih pada bulan Ramadhan ketika aktivitas ibadah masyarakat di masjid meningkat.

Sebab, jika niat awalnya ingin mencari “rezeki lebaran”, cara seperti ini justru bisa berujung pada “hadiah” yang tidak diharapkan: berurusan dengan hukum.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel