Kota Gorontalo

Sekda Kota Gorontalo Buka Lomba Bertutur SD/MI, Dorong Pelestarian Tradisi Lisan di Kalangan Pelajar

×

Sekda Kota Gorontalo Buka Lomba Bertutur SD/MI, Dorong Pelestarian Tradisi Lisan di Kalangan Pelajar

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Gorontalo, Rabu (10/6/2026). (Foto: Humas)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Gorontalo, Rabu (10/6/2026). (Foto: Humas)
Hibata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Gorontalo, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DKP Kota Gorontalo Siti Dahlia Syarief, dewan juri, para kepala sekolah, guru pendamping, serta para siswa peserta lomba yang memenuhi ruang kegiatan.

Dalam sambutannya, Ismail menekankan pentingnya pelestarian tradisi lisan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang mulai tergerus perkembangan zaman dan arus globalisasi.

Baca Juga:  Dugaan Intervensi Oknum Perwira TNI dalam Kasus Mie Gacoan, Adhan Dambea Surati Presiden

“Pesan melalui tradisi lisan atau bertutur ini merupakan salah satu aset budaya lokal yang sebagian mulai diabaikan. Melalui lomba bertutur, jika terus digalakkan, akan mampu membangkitkan kecintaan anak-anak terhadap budaya daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, cerita rakyat yang dikemas dalam bentuk penuturan tidak hanya berfungsi mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak yang berintegritas, cerdas, dan memiliki nilai moral yang kuat.

Baca Juga:  Adhan Dambea Gagas Program Donor Darah Pejabat, Rutin Tiga Bulan Sekali

“Melalui cerita-cerita daerah, anak-anak dapat belajar nilai-nilai moral, kearifan lokal, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya,” tambahnya.

Usai memberikan sambutan, Sekda Ismail secara resmi membuka kegiatan dengan mengajak seluruh peserta dan tamu undangan mengucapkan basmalah bersama.

Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar menjadikan lomba ini sebagai sarana pembelajaran, bukan semata-mata ajang kompetisi.

Baca Juga:  Adhan Dambea Wajibkan ASN Pengguna Kendaraan Dinas Hadiri Silaturahmi di Seluruh Kelurahan

“Jangan berkecil hati apabila belum berhasil meraih juara. Kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda. Teruslah belajar dan berlatih,” pesannya.

Lomba Bertutur ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Gorontalo melalui DKP dalam upaya meningkatkan literasi, menumbuhkan minat baca, serta melestarikan tradisi lisan dan cerita rakyat di kalangan generasi muda.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel