Hibata.id – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menekankan pentingnya penguatan pelayanan publik hingga tingkat desa dan kelurahan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan bersama ABPEDNAS dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Kotamobagu, Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga masyarakat. Tujuannya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan yang lebih efektif dan merata hingga tingkat paling bawah.
Wali Kota Weny Gaib menyebut kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara ke Kotamobagu sebagai bentuk perhatian terhadap penguatan tata kelola pemerintahan dan peran organisasi masyarakat di daerah.
“Keberadaan Bapak Kajati di Kota Kotamobagu merupakan kehormatan bagi kami sekaligus bentuk perhatian kepada masyarakat dan organisasi yang ada di daerah ini,” ujar Weny.
Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pembangunan dan pelayanan pemerintah dapat berjalan optimal serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga desa dan kelurahan.
Selain pertemuan dengan ABPEDNAS dan BPD, rangkaian kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara juga diisi dengan kegiatan jalan sehat bersama, peninjauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Kotamobagu, penanaman bibit pohon, serta penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, pimpinan perangkat daerah, para camat, lurah, sangadi, serta anggota BPD se-Kota Kotamobagu.
Pemerintah Kota Kotamobagu dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara berharap sinergi lintas sektor tersebut semakin memperkuat pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran hingga tingkat desa dan kelurahan.













