Sosial

Ekonomi Syariah, QRIS, dan UMKM Bersatu di PESONA SERLIGO 2026 Gorontalo

×

Ekonomi Syariah, QRIS, dan UMKM Bersatu di PESONA SERLIGO 2026 Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana bersama para pemangku kepentingan saat pembukaan PESONA SERLIGO 2026 di Taman Budaya Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap PENAS KTNA XVII Tahun 2026 tersebut menghadirkan kampung kuliner halal, promosi UMKM, serta edukasi ekonomi syariah dan digitalisasi keuangan/Hibata.id
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana bersama para pemangku kepentingan saat pembukaan PESONA SERLIGO 2026 di Taman Budaya Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap PENAS KTNA XVII Tahun 2026 tersebut menghadirkan kampung kuliner halal, promosi UMKM, serta edukasi ekonomi syariah dan digitalisasi keuangan/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo menghadirkan PESONA SERLIGO 2026.

Pesona ini sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

Scroll untuk baca berita

Melalui kegiatan ini, BI Gorontalo ingin memastikan bahwa perhelatan nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, ekonomi syariah, dan digitalisasi keuangan.

PESONA SERLIGO merupakan singkatan dari Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo.

Program ini digelar melalui kolaborasi Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, KDEKS, Dekranasda, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, serta HEBITREN Gorontalo.

Baca Juga:  Akses Penambang Rakyat di Pohuwato Terancam Putus, Begini kata Ketua DPRD

Salah satu daya tarik utama dalam PESONA SERLIGO 2026 adalah hadirnya kampung kuliner halal dan pagelaran seni budaya Islami yang melibatkan puluhan UMKM lokal.

Para pelaku usaha akan mendapat kesempatan memperkenalkan produk unggulan mereka kepada ribuan peserta PENAS yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan PESONA SERLIGO 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong penggunaan pembayaran digital di masyarakat.

“PESONA SERLIGO 2026 kami arahkan sebagai dukungan nyata untuk menggerakkan ekonomi lokal berbasis ekosistem halal dan pembayaran digital,” kata Bambang.

Ia bilang, penyelenggaraan PENAS KTNA XVII harus menjadi momentum bagi UMKM Gorontalo untuk dikenal secara luas.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Siapkan Hibah Rp 5,2 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2024

Tidak hanya kualitas produknya, namun juga sebagai bagian dari ekosistem halal dan digital yang menunjukkan identitas budaya Gorontalo yang islami dan modern.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi ruang edukasi, hiburan, dan syiar budaya Islami bagi masyarakat Gorontalo maupun peserta PENAS dari seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Akselerasi Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Perluasan Digitalisasi Keuangan untuk Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo yang Berkelanjutan”, PESONA SERLIGO 2026 akan berlangsung di Taman Budaya Limboto pada 19-22 Juni 2026.

Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan akan difokuskan pada tiga agenda utama.

Pertama, memperkuat kapasitas dan memperluas akses pasar UMKM melalui business matching pembiayaan dan pemasaran, serta talkshow ekonomi syariah dan ekonomi hijau.

Baca Juga:  Penyebab Mengantuk Setelah Makan Siang, ini Tips Mengatasinya

Kedua, mempercepat penggunaan transaksi digital melalui edukasi dan perluasan pemanfaatan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketiga, meningkatkan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan menarik seperti Senandung PESONA, edukasi ekonomi syariah, hingga Tabligh Akbar yang menghadirkan dai dan artis religi nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan terbuka untuk masyarakat umum dan dapat diikuti secara gratis.

Dengan hadirnya PESONA SERLIGO 2026, Gorontalo tidak hanya menjadi tuan rumah PENAS KTNA XVII, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, berbasis syariah, dan semakin terhubung dengan ekosistem digital.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel