Hibata.id, Jakarta – Desa-desa di Indonesia kini punya “pasukan” baru. Bukan membawa tameng atau seragam tempur, melainkan semangat gotong royong dan kepedulian.
Pendiri Srikandi Jaga Desa sekaligus Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, resmi melantik pengurus Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (04/07/2026) malam.
Pelantikan bertema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera” itu mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Ella Nurlaela Tubagoes dipercaya memimpin organisasi sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa.
Hashim mengatakan, perempuan memiliki peran penting mengawal berbagai program prioritas pemerintah di tingkat desa, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat.
“Program yang baik harus dijaga bersama. Jangan sampai niatnya mulia, tetapi pelaksanaannya tidak maksimal karena kurang pengawasan,” kata Hashim.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat, terutama perempuan, menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan warga desa.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat negara, menteri, wakil menteri, kepala daerah, pimpinan BUMN, hingga tokoh masyarakat.
Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Maluku Sherly Tjoanda Laos yang menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.
ABPEDNAS Gandeng SMSI
Usai pelantikan, ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung publikasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).
Kesepakatan ditandatangani Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama dan Ketua Umum SMSI Firdaus.
Melalui kerja sama tersebut, SMSI yang beranggotakan sekitar 3.181 perusahaan media siber akan mendukung penyebarluasan informasi pembangunan desa sekaligus membentuk Pokja News Room Jaga Desa di berbagai daerah.
Kolaborasi itu diharapkan memperkuat sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, BPD, media, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan, hiburan, dan foto bersama dalam suasana meriah.












