Hibata.id, Gorontalo – Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, mencatat partisipasi tertinggi dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di provinsi tersebut hingga 11 Agustus 2026.
Data pelaksanaan CKG menunjukkan sebanyak 18.886 warga Bolmut telah mendaftar untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Jumlah itu setara dengan 21,36 persen dari total penduduk Kabupaten Bolmut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.060 warga telah hadir dan menjalani pemeriksaan kesehatan. Tingkat kehadiran peserta mencapai 95,7 persen dari total pendaftar.
Jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Bolmut, warga yang telah mengikuti pemeriksaan CKG mencapai 20,43 persen.
Capaian tersebut menempatkan Bolmut sebagai daerah dengan tingkat partisipasi tertinggi dalam Program CKG di Sulawesi Utara berdasarkan data hingga 11 Agustus 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sofian Mokoginta, mengatakan tingginya tingkat kehadiran masyarakat menunjukkan respons positif terhadap layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.
“Program ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong deteksi dini berbagai masalah kesehatan di tengah masyarakat,” kata Sofian kepada media ini, Selasa (18/8/2026).
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.
Sofian mengajak masyarakat yang belum mengikuti Program CKG untuk memanfaatkan layanan tersebut.
“Capaian ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Bolmut dalam program pemeriksaan kesehatan gratis. Kami berharap masyarakat yang belum mengikuti CKG dapat memanfaatkan program ini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini,” ujarnya.
Capaian CKG Bolmut
Berdasarkan data per 11 Agustus 2026, pelaksanaan Program CKG di Kabupaten Bolmut mencatat:
- Pendaftar CKG: 18.886 orang atau 21,36 persen dari jumlah penduduk.
- Peserta yang hadir: 18.060 orang.
- Tingkat kehadiran: 95,7 persen dari total pendaftar.
- Cakupan peserta terhadap jumlah penduduk: 20,43 persen.













