Hibata.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam Turnamen Sepak Takraw Family Anak Komplek Cup 2026 di Desa Piloliyanga untuk menjaga pertandingan tetap sportif dan bebas dari praktik perjudian maupun taruhan.
Lahmuddin menyampaikan penegasan tersebut saat membuka turnamen di Lapangan Takraw halaman Dinas Sosial dan PM Kabupaten Boalemo, Senin (14/9/2026).
“Jika kedapatan ada judi, maka kami sendiri yang akan minta ini diproses secara hukum,” kata Lahmuddin.
Menurut dia, penyelenggara, pemain, wasit hingga masyarakat yang menyaksikan pertandingan memiliki tanggung jawab bersama menjaga turnamen agar berlangsung tertib dan menjunjung sportivitas.
Lahmuddin mengatakan sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga andalan Provinsi Gorontalo. Karena itu, turnamen harus menjadi ruang kompetisi yang sehat sekaligus sarana pembinaan atlet.
“Sepak takraw ini adalah salah satu olahraga andalan Provinsi Gorontalo, jadi jangan dirusak dengan taruhan atau judi,” ujarnya.
Ia juga meminta wasit memimpin setiap pertandingan secara adil, jujur, dan profesional. Kepemimpinan wasit, menurut Lahmuddin, menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas serta kepercayaan peserta dan masyarakat terhadap turnamen.
“Kami harap pertandingan ini berjalan sebagaimana yang kita harapkan hingga selesai, tetap ramai, sportivitas terjaga, agar penonton atau masyarakat puas,” katanya.
Selain memberikan pesan kepada peserta dan perangkat pertandingan, Lahmuddin mengapresiasi generasi muda Desa Piloliyanga yang menggagas Turnamen Sepak Takraw Family Anak Komplek Cup 2026.
Ia menilai kegiatan olahraga tersebut memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Pemanfaatan fasilitas yang tersedia untuk kegiatan olahraga, lanjut dia, juga perlu terus didorong agar semakin banyak generasi muda terlibat dalam aktivitas produktif.
Lahmuddin berharap turnamen berjalan lancar hingga pertandingan terakhir dan menjadi salah satu wadah untuk menemukan serta membina atlet sepak takraw potensial.
Ia berharap bibit atlet yang muncul dari kompetisi tersebut kelak mampu berprestasi dan membawa nama Kabupaten Boalemo serta Provinsi Gorontalo pada kompetisi yang lebih tinggi.












