Hibata.id — Pemerintah Kabupaten Boalemo menyiapkan semen sapi unggul secara gratis bagi peternak melalui program inseminasi buatan (IB). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas genetik sekaligus produktivitas sapi di daerah tersebut.
Bupati Boalemo Rum Pagau mengatakan program IB memberi kesempatan kepada peternak memperoleh keturunan dari pejantan unggul tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pengadaan semen maupun proses inseminasi.
Hal itu disampaikan Rum saat memberikan sosialisasi Program Inseminasi Buatan kepada para peternak di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo, Selasa, 8 September 2026.
“Jadi peternak hanya menyiapkan indukan saja. Pemerintah yang akan menyediakan bibit sapinya dan ini gratis,” kata Rum.
Pemerintah Kabupaten Boalemo telah menyiapkan sejumlah pilihan semen dari sapi unggul untuk mendukung program tersebut. Di antaranya Limousin, Simmental, Belgian Blue, Brahman, serta persilangan Belgian Blue dengan sapi lokal.
Rum mengatakan pemilihan bibit unggul diharapkan menghasilkan pedet dengan pertumbuhan dan bobot badan yang lebih baik. Dengan demikian, nilai ekonominya juga dapat meningkat.
“Kalau pedet hasil IB ini pertumbuhannya bagus, pada usia tiga bulan saja sudah memiliki nilai jual yang cukup baik. Ini tentu menjadi peluang bagi peternak untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menambah aset ternaknya,” ujarnya.
Tak hanya menyediakan bibit, Pemkab Boalemo juga memperkuat sumber daya manusia untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
Sebanyak 13 inseminator telah mengikuti peningkatan kapasitas di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang, Jawa Barat.
Ketersediaan tenaga inseminator yang memiliki kompetensi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan IB, mulai dari pelayanan kepada peternak hingga memastikan proses inseminasi dilakukan sesuai prosedur.
Rum berharap program tersebut tidak berhenti pada peningkatan populasi sapi. Pemerintah ingin IB menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas ternak sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
“Program ini bukan hanya bagaimana kita menghasilkan sapi yang bagus, tetapi bagaimana sapi tersebut bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi peternak. Kalau kualitas ternaknya meningkat, nilai jualnya meningkat, maka ekonomi peternak juga ikut meningkat,” kata Rum.
Ia meminta para peternak memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap peningkatan kualitas ternak melalui IB dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan peternak.












