Boalemo

KNMP Boalemo Bukan Cuma untuk Nelayan, Petani dan UMKM Ikut Didorong

×

KNMP Boalemo Bukan Cuma untuk Nelayan, Petani dan UMKM Ikut Didorong

Sebarkan artikel ini
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Boalemo. (Foto: Humas)
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Boalemo. (Foto: Humas)

Hibata.Id — Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Boalemo tidak dirancang semata untuk memperkuat kehidupan nelayan. Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi yang menghubungkan nelayan, petani, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam konsep pengembangannya, KNMP Kecamatan Tilamuta akan menjadi hub atau pusat kegiatan. Sementara KNMP di enam kecamatan lainnya berfungsi sebagai titik pendukung yang saling terhubung dalam rantai ekonomi kawasan.

KNMP Tilamuta mendapat dukungan anggaran Rp22 miliar. Kawasan tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang aktivitas perikanan dan ekonomi masyarakat.

Fasilitas itu meliputi tempat pengolahan ikan, pabrik es, cold storage, rumah produksi ikan roa, ikan fufu dan ikan teri. Ada pula pom bensin, toko produk, gedung pertemuan, pasar kuliner, bengkel kapal, tambatan perahu hingga fasilitas penampungan sampah.

Baca Juga:  Bupati Rum Pagau Percepat Layanan 6 SPM di Boalemo Lewat Penguatan Posyandu

Dengan fasilitas tersebut, aktivitas ekonomi diharapkan tidak berhenti pada penangkapan ikan. Hasil perikanan dapat diolah, disimpan, dipasarkan, hingga menghasilkan nilai tambah di dalam kawasan.

Ruang ekonomi juga terbuka bagi pelaku UMKM melalui usaha pengolahan makanan, perdagangan, kuliner dan pemasaran produk lokal. Petani pun diharapkan dapat memasok kebutuhan bahan baku sekaligus terhubung dengan aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar KNMP.

Bupati Boalemo Rum Pagau meminta masyarakat tidak sekadar menjadi penonton atas berbagai program pembangunan yang masuk ke daerah. Ia mendorong warga mengambil peluang ekonomi yang muncul dari program tersebut.

“Bapak dan Ibu, saya minta masyarakat Boalemo jangan cuma tidur. Manfaatkan semua program yang masuk ke daerah,” ujar Rum saat peletakan batu pertama pembangunan KNMP yang dipusatkan di Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Selasa, 9 September 2026.

Baca Juga:  Wabup Boalemo Temui Warga Mohungo, Percepat Pembebasan Lahan Embung

Rum menegaskan, manfaat KNMP tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bekerja sebagai nelayan.

“Pembangunan Kampung Nelayan ini bukan cuma untuk nelayan, tapi ada porsi khusus untuk petani hingga pelaku UMKM,” katanya.

Pembangunan KNMP supporting dilaksanakan serentak di tujuh titik di Kabupaten Boalemo dengan total nilai proyek mencapai Rp24,312 miliar.

Menurut Rum, masuknya pembangunan KNMP menjadi bagian dari sejumlah program strategis yang diterima Kabupaten Boalemo. Ia menyebut terdapat delapan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah masuk ke daerah tersebut.

Baca Juga:  Wabup Boalemo Pimpin Tarawih Keliling di Masjid Al-Ikhlas Wonosari

“Boalemo saat ini mendapatkan 8 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah masuk. Kalau ini dibebankan pada anggaran daerah, mustahil bisa dibangun oleh pemerintah daerah karena nilainya yang sangat besar. Oleh karena itu, kita harus sangat bersyukur,” ujar Rum.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan secara pasif, tetapi ikut mengambil bagian dalam menggerakkan aktivitas ekonomi.

Bagi pemerintah daerah, KNMP diharapkan bukan sekadar membangun kawasan dan fasilitas fisik. Lebih dari itu, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai sektor ekonomi sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Boalemo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel