Kabar

Pesan Pangdam VI/Mulawarman saat Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

×

Pesan Pangdam VI/Mulawarman saat Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Sebarkan artikel ini
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono/Hibata.id
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono/Hibata.id

Hibata.id, Balikpapan – Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (1/10/2026).

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta Naskah Ikrar.

Baca Juga:  Kasus HIV/AIDS di Pohuwato Capai 161, 75 Orang Dilaporkan Meninggal

Naskah Ikrar menegaskan tekad bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjaga persatuan, menegakkan kebenaran dan keadilan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Tema tersebut menekankan posisi Pancasila sebagai dasar dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa serta menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga:  Jejak Tambang Ilegal Terendus, Polisi Temukan 2 Alat Berat di Hutan Balayo

Usai upacara, Pangdam VI/Mulawarman menyampaikan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian upacara, tetapi juga menjadi nilai yang harus dipegang dalam menjalankan tugas sebagai prajurit.

“Pancasila bukan sekadar susunan kalimat indah yang kita hafalkan atau naskah tua yang dibacakan dalam setiap upacara. Pancasila adalah darah yang mengalir di setiap helai napas prajurit, benteng tak kasat mata yang menjaga keutuhan Indonesia dari badai zaman.”

Baca Juga:  Wawali Kota Gorontalo Wakili Indonesia dalam Deklarasi AGMF di Kuala Lumpur

Ia mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengingat kembali pengorbanan para pahlawan sekaligus meneruskan nilai perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Selama detak jantung prajurit Mulawarman masih ada, Pancasila tidak akan pernah goyah di tanah Kalimantan,” katanya.

Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kejayaan TNI, serta kedamaian di seluruh wilayah Indonesia.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel