Buton

Kampung Siaga Bencana di Buton Tengah, Wakil Bupati: Jangan Hanya Nama

×

Kampung Siaga Bencana di Buton Tengah, Wakil Bupati: Jangan Hanya Nama

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan dipimpin langsung Wakil Bupati Buton Tengah, Muh. Adam Basan, yang dirangkaikan dengan simulasi uji Standard Operating Procedure (SOP) penanggulangan bencana berbasis masyarakat/Hibata.id
Pengukuhan dipimpin langsung Wakil Bupati Buton Tengah, Muh. Adam Basan, yang dirangkaikan dengan simulasi uji Standard Operating Procedure (SOP) penanggulangan bencana berbasis masyarakat/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) Matana Sorumba di Kecamatan Mawasangka sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam, Kamis (30/7/2026).

Pengukuhan dipimpin langsung Wakil Bupati Buton Tengah, Muh. Adam Basan, yang dirangkaikan dengan simulasi uji Standard Operating Procedure (SOP) penanggulangan bencana berbasis masyarakat.

Adam Basan mengatakan Kabupaten Buton Tengah memiliki karakteristik wilayah pesisir yang menyimpan potensi ancaman bencana, mulai dari cuaca ekstrem, angin puting beliung hingga abrasi. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu merespons keadaan darurat secara cepat dan terkoordinasi.

Baca Juga:  Polemik Penunjukan Plh Sekda Buton Tengah, Pemkab Tegaskan Hal Berikut

“Kabupaten Buton Tengah memiliki wilayah pesisir yang menjadi potensi sekaligus tantangan. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem, angin puting beliung, maupun abrasi. Kampung Siaga Bencana merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terpadu,” kata Adam Basan saat memberikan amanat.

Ia menegaskan penanggulangan bencana tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui pengurus dan relawan KSB.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Amanah ini merupakan tugas kemanusiaan yang mulia. Jadilah garda terdepan dalam membangun budaya kesiapsiagaan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Dinkes Buteng Siapkan Layanan Kesehatan Gratis di Titik Mudik Lebaran 2026

Kegiatan pengukuhan berlangsung di pelataran Rumah Jabatan Camat Mawasangka. Acara diawali dengan apel, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah selaku ketua panitia.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial Republik Indonesia menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Buton Tengah yang diterima langsung oleh Wakil Bupati.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus dan relawan Kampung Siaga Bencana Matana Sorumba yang diikuti unsur pemerintah daerah, Forkopimcam Mawasangka, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Staf Ahli Bupati, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Baca Juga:  Bupati Buteng Dorong Aktivasi Website Desa dan Penguatan SDM

Setelah pengukuhan, panitia menggelar simulasi uji SOP Kampung Siaga Bencana. Simulasi memperagakan mekanisme pelaporan, koordinasi lintas pihak, evakuasi warga, hingga penanganan kondisi darurat sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Melalui simulasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap seluruh pengurus dan relawan KSB mampu meningkatkan kemampuan, memperkuat koordinasi, serta memberikan respons yang cepat dan tepat ketika terjadi bencana di wilayahnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel