Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan Puhi Siapkan Rp16 Miliar untuk UMKM Kabupaten Gorontalo

×

Bupati Sofyan Puhi Siapkan Rp16 Miliar untuk UMKM Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan komitmen dalam mendorong pengembangan UMKM. Hal itu dilakukan melalui penguatan ekonomi syariah dan percepatan digitalisasi daerah/Hibata.id
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan komitmen dalam mendorong pengembangan UMKM. Hal itu dilakukan melalui penguatan ekonomi syariah dan percepatan digitalisasi daerah/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Bupati Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Sofyan Puhi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penguatan ekonomi syariah dan transformasi digital.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar pada tahun 2026 yang dikelola oleh 12 organisasi perangkat daerah (OPD).

Scroll untuk baca berita

Komitmen itu disampaikan Sofyan saat menghadiri kegiatan PESONA SERLIGO 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo di Taman Budaya Limboto, Jumat (20/06/2026).

Menurut Sofyan, ekonomi syariah dan digitalisasi kini menjadi dua instrumen penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat berbagai program yang mampu mendorong pelaku usaha berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Pemkab Gorontalo Sambut PKLT 2026, Bidik Perbaikan Gizi dan Kesehatan Masyarakat

“Ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi salah satu pilar penting pembangunan ekonomi yang berkeadilan. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Sofyan.

Ia menjelaskan, pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Gorontalo pada tahun 2026.

Melalui dukungan anggaran yang telah disiapkan, pemerintah daerah ingin memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta mempercepat pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Sofyan menilai kegiatan PESONA SERLIGO 2026 sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan berbasis syariah dan teknologi.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah, memperkuat ekosistem halal, membuka peluang pembiayaan yang lebih luas, serta mendorong penggunaan sistem pembayaran digital non-tunai melalui QRIS di kalangan masyarakat dan pelaku UMKM.

Baca Juga:  Bupati Gorontalo Layangkan Teguran Tertulis ke Kades Motilango

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Kami ingin UMKM di Kabupaten Gorontalo semakin berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo yang dinilai konsisten membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo yang terus menghadirkan program-program strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat dan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana mengatakan Gorontalo memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi syariah di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga:  Kolaborasi Pemkab–Kejari, Pasar Murah Disiapkan untuk 19 Kecamatan

Menurut Bambang, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan.

PESONA SERLIGO 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha, mulai dari pameran produk UMKM, Fashion Show Karawo Modest, lomba literasi ekonomi syariah hingga tabligh akbar.

Melalui kegiatan tersebut, Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap penguatan ekonomi syariah dan percepatan digitalisasi dapat semakin mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel