Kab. Gorontalo

Gorontalo Siapkan 1.037 Rumah Warga untuk Tampung Ribuan Peserta PENAS XVII

×

Gorontalo Siapkan 1.037 Rumah Warga untuk Tampung Ribuan Peserta PENAS XVII

Sebarkan artikel ini
Salah rumah warga sebagai homestay bagi peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo. (Foto: Humas)
Salah rumah warga sebagai homestay bagi peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo. (Foto: Humas)

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan 1.037 rumah warga sebagai homestay bagi peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo. Skema ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan peserta sekaligus menghadirkan pengalaman tinggal bersama masyarakat lokal.

Ketua Panitia Kabupaten Gorontalo, Romy Syahrain, mengatakan hingga saat ini tercatat 4.027 peserta dari total 5.480 peserta akan ditempatkan di rumah-rumah warga selama kegiatan berlangsung. Para peserta tersebut berasal dari 35 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Baca Juga:  Wabup Gorontalo Apresiasi Bakti Kesehatan Polri Hari Bhayangkara ke-80

“Kami siapkan 1.037 rumah warga sebagai homestay. Kami pilih yang paling dekat dengan lokasi kegiatan agar memudahkan mobilitas peserta selama mengikuti rangkaian PENAS,” kata Romy.

Rumah-rumah tersebut tersebar di 10 kelurahan di Kecamatan Limboto dan satu desa di Kecamatan Telaga Biru yang berada di sekitar kawasan utama pelaksanaan PENAS XVII.

Menurut Romy, konsep homestay tidak hanya berfungsi sebagai solusi akomodasi, tetapi juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Selain rumah yang telah terdata, pemerintah daerah juga menyiapkan wilayah cadangan apabila jumlah peserta terus bertambah.

Baca Juga:  Bupati Sofyan Puhi Resmikan Enam Rumah Bantuan Baznas untuk Warga Kurang Mampu

“Ada ribuan rumah lain yang sudah dipetakan di Kecamatan Limboto Barat, Telaga, dan Telaga Jaya sebagai cadangan jika kebutuhan meningkat,” ujarnya.

Panitia memastikan seluruh rumah yang digunakan sebagai homestay telah melalui proses pendataan dan verifikasi, termasuk aspek kebersihan, kelayakan, serta akses menuju lokasi kegiatan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk memberikan sambutan terbaik kepada para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Sekda Gorontalo Ikuti Workshop Fiskal, Siapkan Strategi Jaga Ekonomi Daerah

“Kami berharap masyarakat dapat menyambut para peserta dengan baik karena ini momentum memperkenalkan keramahan Gorontalo kepada tamu dari seluruh Indonesia,” kata Romy.

PENAS XVII diproyeksikan menjadi salah satu agenda nasional terbesar yang digelar di Gorontalo. Selain kegiatan utama sektor pertanian dan nelayan, ajang ini juga diperkirakan memberi dampak ekonomi luas bagi masyarakat, mulai dari sektor penginapan, UMKM, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel