Hibata.id, Gorontalo – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus mendorong ratusan peserta Perkemahan Bakti Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) Tingkat Cabang Kabupaten Gorontalo 2026 menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai wadah membangun karakter, kemandirian, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Tonny menyampaikan pesan tersebut saat membuka Perkemahan SWBB di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (26/8/2026).
Perkemahan tahun ini diikuti 700 peserta dari 24 gugus depan (gudep) SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pembina, sangga kerja, unsur pendukung, serta peserta peninjau dari Satuan Komunitas (Sako) Pengayoman Lapas Perempuan.
Tonny mengatakan kegiatan Pramuka tidak hanya menjadi ruang untuk mengasah ketangkasan dan keterampilan individu.
Menurutnya, pembinaan kepramukaan juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat pengabdian generasi muda.
“Pramuka bukan hanya soal ketangkasan individu. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana adik-adik hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat,” kata Tonny.
Ia berharap peserta memanfaatkan seluruh rangkaian perkemahan untuk mengembangkan kemampuan diri, melatih kemandirian, serta membangun kekompakan antarpeserta.
Pengalaman selama perkemahan, kata dia, diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda ketika berinteraksi dan mengambil peran di tengah masyarakat.
Tonny juga mengapresiasi keterlibatan berbagai Satuan Karya (Saka) dan pihak yang mendukung penyelenggaraan Perkemahan SWBB Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi tersebut dinilainya menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan generasi muda.
Kepada seluruh peserta, Tonny meminta setiap kegiatan diikuti dengan disiplin, semangat, dan penuh tanggung jawab. Peserta juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Gerakan Pramuka.
“Teruslah belajar, berkarya dan mengabdi. Jadikan pengalaman selama perkemahan ini sebagai bekal untuk menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Perkemahan SWBB Diisi Bakti Sosial
Selain kegiatan internal kepramukaan, Perkemahan SWBB Kabupaten Gorontalo 2026 juga menghadirkan sejumlah agenda yang berorientasi pada keterampilan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai mengatakan rangkaian kegiatan meliputi aktivitas harian, lomba krida Saka Widya Budaya Bakti, lomba teknik kepramukaan, hingga bakti sosial.
Kegiatan bakti sosial dijadwalkan berlangsung pada Jumat (28/8/2026). Peserta akan melakukan aksi kebersihan di Taman Menara, Taman Budaya, dan Pasar Modern Limboto.
Aksi tersebut dilaksanakan setelah peserta mengikuti salat Jumat bersama di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.
“Ini merupakan wujud kepedulian kakak dan adik Pramuka terhadap masyarakat sekaligus lingkungan,” kata Jayusdi.
Perkemahan SWBB Tingkat Cabang Kabupaten Gorontalo 2026 turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Gorontalo, jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, pimpinan Saka, Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), pembina, serta peserta perkemahan.














