Kota Gorontalo

Anggaran Dipangkas Rp120 Miliar, Wali Kota Gorontalo: Nasib Daerah Kini Bergantung pada Rakyat

×

Anggaran Dipangkas Rp120 Miliar, Wali Kota Gorontalo: Nasib Daerah Kini Bergantung pada Rakyat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat memberikan sambutan di acara penutupan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-298 Kota Gorontalo di Taruna Remaja, Rabu, 22 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat memberikan sambutan di acara penutupan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-298 Kota Gorontalo di Taruna Remaja, Rabu, 22 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Penutupan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-298 Kota Gorontalo di Taruna Remaja, Rabu, 22 April 2026, menjadi panggung bagi Wali Kota Adhan Dambea untuk mengungkap kondisi fiskal daerah yang kian tertekan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) dalam menopang pembangunan.

Adhan mengatakan, pada 2026 Kota Gorontalo mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp120 miliar akibat kebijakan pemerintah pusat. Di saat yang sama, sejumlah program justru dibebankan ke daerah.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan Pangan, 15 Ribu KK Terima Beras

“Tahun 2026 saja kita dikurangi sekitar Rp120 miliar anggaran. Sementara beberapa program juga dibebankan ke daerah, sehingga kita harus mampu menggerakkan potensi yang ada,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan tersebut diperparah dengan minimnya sumber daya alam. Kota Gorontalo tidak memiliki sektor tambang maupun industri sebagai penopang utama pendapatan daerah.

Karena itu, pemerintah sangat bergantung pada sektor jasa dan kontribusi masyarakat. Salah satunya melalui pajak restoran yang dibebankan kepada konsumen.

Baca Juga:  Jangan Bayar Parkir Tanpa Karcis di Kota Gorontalo!

“Pendapatan kita sangat bergantung pada masyarakat. Misalnya dari restoran, ada kontribusi 10 persen yang dibayarkan oleh masyarakat saat melakukan transaksi,” kata Adhan.

Selain menyoroti fiskal daerah, Adhan juga mengingatkan ASN untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat dan menunjukkan peran nyata dalam pelayanan publik.

“ASN harus memperlihatkan sikap yang nyata di tengah-tengah masyarakat, karena ASN menjadi kolom utama dalam kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  1.570 Santri Khatam Al-Qur’an, Kota Gorontalo Panen Generasi Qur’ani

Rangkaian HUT ke-298 Kota Gorontalo sendiri diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba kesenian, kegiatan keagamaan, olahraga, hingga e-sport.

Penutupan acara juga dirangkaikan dengan berakhirnya pameran UMKM yang digelar di sepanjang jalan depan rumah dinas wali kota.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel