Kota Gorontalo

Upacara Hari Kartini di Kota Gorontalo, Adhan Dambea Soroti Lonjakan Kasus Pelecehan Anak

×

Upacara Hari Kartini di Kota Gorontalo, Adhan Dambea Soroti Lonjakan Kasus Pelecehan Anak

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Kartini tingkat kota pada Selasa, 21 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Pemerintah Kota Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Kartini tingkat kota pada Selasa, 21 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Kartini tingkat kota pada Selasa, 21 April 2026, di Lapangan Buladu, Kecamatan Kota Barat. Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa berbeda: seluruh petugas upacara berasal dari kalangan perempuan.

Mulai dari inspektur upacara, komandan, pemimpin barisan, hingga pembawa acara, seluruh peran diemban perempuan. Kehadiran mereka menjadi simbol konkret semangat emansipasi yang diperjuangkan R.A. Kartini.

Scroll untuk baca berita

Upacara diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran pejabat daerah, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Polemik Cagar Budaya Memanas, Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Gorontalo Diadukan ke Polda

Dalam amanatnya, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyoroti maraknya kasus pelecehan terhadap anak yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Menurut Adhan, peran orang tua sangat krusial dalam memastikan keselamatan anak, terutama di tengah meningkatnya potensi ancaman di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Nuryanto Tekankan Efisiensi Anggaran, OPD Diminta Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

“Pengawasan terhadap anak tidak boleh lengah. Ini bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menilai, kasus-kasus yang mencuat belakangan menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan sosial yang perlu segera diperbaiki. Karena itu, ia meminta aparat wilayah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, lebih aktif memantau kondisi masyarakat.

Baca Juga:  Tujuh Kafilah STQH Dapat Dukungan Langsung dari Wali Kota Gorontalo

Selain itu, pemerintah kota mengimbau warga agar berani melaporkan setiap indikasi kekerasan atau pelecehan terhadap anak kepada pihak berwenang. Respons cepat dinilai penting agar kasus serupa dapat segera ditangani dan tidak meluas.

Peringatan Hari Kartini tahun ini, kata Adhan, bukan sekadar refleksi peran perempuan, tetapi juga momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam melindungi generasi penerus.