Hibata.id – Pagi itu, suasana rumah SR sudah ramai. Sekitar 400 undangan telah disebar, kursi dan tenda tertata rapi, keluarga dan kerabat berkumpul menunggu momen sakral ijab kabul. Namun, waktu berlalu dan kursi di sisi mempelai pria tetap kosong.
Keluarga mencoba bersabar. Malam sebelumnya, komunikasi SR dan Bripda F berjalan lancar. Tetapi, tepat sekitar pukul 09.00 WITA, calon mempelai pria beserta keluarganya tak kunjung datang.
“Kami sangat kecewa. Kejadian ini bukan hanya memalukan, tapi juga melukai perasaan keluarga besar,” ujar Zainudin Hasan, keluarga SR, Senin (11/8/2025).
Hingga prosesi akad seharusnya dimulai, sosok Bripda F tidak terlihat. Puncaknya, resepsi pernikahan pun terpaksa berlangsung tanpa mempelai pria.
Keluarga SR kemudian melapor ke Propam Polda Gorontalo pada Senin (11/8/2025) untuk mencari kepastian.
Suasana bahagia berubah menjadi luka. Ibunda SR, Sukma, bahkan mengalami syok berat hingga harus dirawat di rumah sakit.
Zainudin menambahkan bahwa hubungan SR dan F selama ini berjalan baik sejak keduanya berpacaran pada Januari 2025.
Peristiwa ini semakin menjadi perhatian warga setelah viral di media sosial. Keluarga Bripda F sempat mendatangi keluarga SR untuk menyampaikan permohonan maaf.
Namun, Bripda F sendiri hanya mengirim pesan singkat lewat WhatsApp kepada SR bertuliskan “kenapa” tanpa penjelasan ataupun permintaan maaf.
Pihak Brimob Polda Gorontalo turun tangan membantu pencarian. Berdasarkan pelacakan. Ponsel Bripda F sempat terdeteksi berpindah dari Paguyaman (Boalemo), Marissa, hingga Popayato. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Gorontalo, AKP Anggoro C. Wibowo, membenarkan laporan tersebut.
“Laporan sudah kami terima di Propam dan tengah kami tindaklanjuti. Kami juga terus mencari keberadaan anggota tersebut,” katanya.
Kasus menghilangnya calon pengantin, terlebih seorang anggota kepolisian, menjadi sorotan di Gorontalo. Fenomena ini menambah daftar peristiwa unik yang kerap terjadi menjelang pernikahan di Indonesia dan menyita perhatian warganet.












