Kabar

QRIS Kian Diminati, BI Gorontalo Catat 1.600 Pengguna Baru

×

QRIS Kian Diminati, BI Gorontalo Catat 1.600 Pengguna Baru

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, melakukan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)/Hibata.id
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, melakukan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo mencatat penambahan sekitar 1.600 pengguna baru Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan 1.100 merchant baru selama penyelenggaraan BAHAGIA QRISFest 2026, menandai semakin luasnya adopsi pembayaran digital di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Sport Center GOR David Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo itu, BI juga membukukan 147 ribu transaksi QRIS.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai dalam aktivitas sehari-hari.

Sekitar 6.500 pengunjung memadati lokasi festival. Mereka tidak hanya menikmati hiburan dan berbagai layanan publik, tetapi juga berbelanja di ratusan tenant UMKM dengan memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran.

Baca Juga:  Viral Langit Warna-warni, Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya

Salah satu daya tarik utama festival adalah konser Toton Caribo. Sebanyak 3.000 tiket konser habis ditukarkan melalui transaksi belanja menggunakan QRIS di merchant UMKM peserta.

Sehingga hal ini mendorong peningkatan transaksi sekaligus memperkenalkan pembayaran digital kepada lebih banyak masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan bertambahnya pengguna dan merchant baru menunjukkan digitalisasi sistem pembayaran di Gorontalo terus berkembang.

“Hasil ini menunjukkan bahwa promosi UMKM yang dipadukan dengan hiburan dan sistem pembayaran digital mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai di Gorontalo,” kata Bambang.

Baca Juga:  Inhides Rilis Buku Panduan Mitigasi Konflik Satwa di Nantu–Tahura

Menurut dia, QRIS kini tidak hanya menjadi alternatif pembayaran, tetapi mulai berubah menjadi kebiasaan baru masyarakat karena menawarkan transaksi yang cepat, aman, dan praktis.

Bank Indonesia juga mencatat dampak positif terhadap pelaku usaha. Sejak peluncuran QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 pada 21 Juni 2026 saat PENAS XVII hingga pelaksanaan BAHAGIA QRISFest pada 17–19 Juli 2026, nilai transaksi pada merchant Local Legend mencapai sekitar Rp1,26 miliar.

Nilai transaksi tersebut menunjukkan digitalisasi pembayaran tidak hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga membantu meningkatkan perputaran ekonomi UMKM lokal.

Baca Juga:  UNG Jatuhkan Skorsing kepada Sembilan Mahasiswa dalam Kasus Kematian Jeksen

BI menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, industri perbankan, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), BKKBN Provinsi Gorontalo, serta berbagai mitra strategis menjadi faktor penting dalam mempercepat pemanfaatan QRIS di Gorontalo.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas edukasi dan akseptasi QRIS agar semakin banyak masyarakat maupun pelaku usaha beralih ke pembayaran digital sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel