Kabar

Selamat Datang Presiden, Tambang Ilegal di Gorontalo Masih Rajin Beroperasi

×

Selamat Datang Presiden, Tambang Ilegal di Gorontalo Masih Rajin Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Brasil. FOTO: setneg.go.id/Hibata.id
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Brasil. FOTO: setneg.go.id/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Jelang kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, suasana pengamanan di Provinsi Gorontalo, mulai diperketat.

Kunjungan ini menjadi momen pertama Presiden Prabowo datang ke Gorontalo sejak dilantik sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Di tengah agenda penyambutan tersebut, perhatian masyarakat ikut tertuju pada berbagai persoalan daerah yang hingga kini belum terselesaikan.

Salah satu yang paling banyak disorot yakni aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di sejumlah wilayah di Gorontalo.

Aktivitas tambang ilegal itu tidak hanya memicu kerusakan lingkungan, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan warga.

Baca Juga:  TKD Kena Pangkas, Pemprov Gorontalo Siapkan Jurus Efisiensi 2026

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah insiden longsor di lokasi tambang dilaporkan menyebabkan korban jiwa.

Bahkan konflik antar masyarakat pun sering tak terhindarkan akibat hanya karena PETI.

Belum lagi soal penyelundupan BBM bersubsidi ke tambang ilegal, seharusnya menjadi perhatian Presiden.

Selain itu, berbagai persoalan lain juga kerap dikaitkan dengan aktivitas PETI.

Mulai dari dugaan tindak kriminal hingga penyalahgunaan narkotika di sekitar area tambang.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Presiden Prabowo beberapa bulan lalu yang menegaskan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum.

“Tidak ada yang kebal hukum, termasuk jenderal-jenderal pun tidak boleh kebal hukum,” tegas Presiden Prabowo.

Baca Juga:  E-Materai Error, Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang

Pernyataan itu kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait penanganan tambang ilegal di Gorontalo yang hingga kini masih terus berlangsung.

Di beberapa titik, aktivitas tambang bahkan disebut masih menggunakan alat berat di kawasan hutan lindung, termasuk di Kabupaten Pohuwato.

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak lebih tegas dan konsisten dalam menangani aktivitas PETI, terutama terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki peran besar di balik operasional tambang ilegal tersebut.

Presiden Prabowo juga sebelumnya menekankan pentingnya reformasi di tubuh TNI dan Polri agar seluruh aparat bekerja sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:  Disunat hingga Separuh, Paskibraka Pohuwato Pilih Kembalikan Honor

“Semua harus tunduk kepada hukum, karena kita ingin membangun negara yang bersih dan berwibawa,” tambah Presiden.

Kini, masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah dan aparat di daerah, mulai dari penertiban lokasi tambang hingga penegakan hukum terhadap para pelaku.

Langkah itu dinilai penting, bukan hanya untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, tetapi juga melindungi lingkungan serta keberlanjutan sumber daya alam di Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel