Hibata.id, Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Amanat Nasional (PAN), Femmy Udoki, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk segera mengambil langkah konkret dalam memitigasi dan mewaspadai ancaman kekeringan.
Hal ini menyusul adanya prediksi fenomena El Nino yang diperkirakan akan melanda Gorontalo dalam beberapa bulan ke depan.
Femmy, yang juga sebagai Sekretaris DPW PAN Gorontalo, menegaskan bahwa kesiapsiagaan sejak dini sangat diperlukan.
Terutama di wilayah pemukiman yang selama ini menjadi langganan atau rawan terdampak krisis air bersih.
Secara khusus, srikandi PAN dari dapil Bone Bolango (Bonebol) ini meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo untuk lebih proaktif.
BPBD diharapkan tidak hanya menunggu laporan, melainkan aktif turun ke lapangan guna mengecek wilayah-wilayah yang mulai merasakan dampak kekeringan.
“Saya meminta BPBD Provinsi Gorontalo untuk selalu aktif berpatroli dan mengecek langsung kondisi di wilayah-wilayah rawan,” kata Femmy kepada Hibata.id, Sabtu (18/07/2026)
Dirinya bilang, jangan sampai masyarakat sudah menjerit kesulitan air bersih, baru pemerintah sibuk mencari solusi. Mitigasi harus dimulai dari sekarang,” ujar Femmy Udoki saat diwawancarai.
Selain kesiapan pemerintah, Femmy juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kondisi di wilayah mereka jika mulai mengalami kesulitan akses air bersih akibat kemarau panjang ini.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara warga dan pemerintah akan mempercepat penyaluran bantuan.
Pertanian dan Nasib Petani
Tidak hanya masalah air bersih untuk rumah tangga, Femmy juga menaruh perhatian besar pada sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Gorontalo.
Ia mendesak Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo untuk memastikan sistem irigasi dan pengairan ke sawah-sawah petani tetap berfungsi dengan baik di tengah musim kemarau.
Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan skema bantuan atau subsidi khusus bagi para petani yang berpotensi mengalami gagal panen akibat dampak ekonomi dari El Nino.
“Dinas Pertanian harus memastikan pasokan air ke sawah-sawah warga tidak terganggu. Jika dampak El Nino ini semakin parah dan merugikan, kami meminta pemerintah kalau bisa memberikan subsidi atau insentif kepada para petani yang terdampak,” ia menandaskan.












