Politik

Momen Prabowo Gandeng Megawati Jadi Simbol Kebersamaan Elite Politik

×

Momen Prabowo Gandeng Megawati Jadi Simbol Kebersamaan Elite Politik

Sebarkan artikel ini
Waketum PAN Saleh Daulay menilai momen Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila sebagai simbol persatuan dan kebersamaan politik nasional/Hibata.id
Waketum PAN Saleh Daulay menilai momen Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila sebagai simbol persatuan dan kebersamaan politik nasional/Hibata.id

Hibata.id, Jakarta – Momen Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berjalan berdampingan sambil bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila menuai perhatian publik.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai momen tersebut menjadi gambaran positif hubungan antartokoh politik nasional.

Menurut Saleh, suasana akrab yang ditunjukkan Prabowo dan Megawati memberikan pesan bahwa perbedaan pandangan politik tidak menghalangi para pemimpin bangsa untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan.

“Momentum itu adalah potret yang sangat baik. Ada keakraban antarelite politik. Di tengah dinamika politik global dan nasional yang terus bergerak, semua pihak diharapkan menjaga keteduhan,” kata Saleh kepada wartawan, Selasa.

Ia mengatakan hubungan Prabowo dan Megawati selama ini memang terjalin baik. Keduanya dinilai memiliki komunikasi yang tetap terbuka sehingga berbagai persoalan dapat dibahas dan diselesaikan secara bijaksana.

Baca Juga:  Aksi Heroik, 4 Polisi Jalan Kaki Tiga Hari Kawal Logistik Pilkada di Wilayah Terpencil Banggai

“Prabowo dan Megawati itu dekat. Setahu saya, mereka banyak mengambil jalan yang sama. Kalaupun ada perbedaan, komunikasi politik selalu terjalin. Karena itu, persoalan yang ada bisa dicarikan jalan keluarnya dengan baik,” ujarnya.

Bagi Saleh, pemandangan dua tokoh nasional yang berjalan bersama seusai upacara bukan sekadar momen seremonial. Kebersamaan tersebut dinilai dapat menjadi teladan bagi masyarakat bahwa persatuan tetap menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Ia menegaskan Indonesia saat ini membutuhkan kontribusi dari seluruh elemen, termasuk para tokoh politik yang memiliki pengalaman dan kapasitas di bidang masing-masing.

“PAN tentu ikut senang jika semua tokoh politik bergandeng tangan. Persoalan bangsa masih banyak dan tidak bisa diselesaikan secara sektoral. Semua pihak diharapkan mengambil bagian sesuai kapasitas dan keahlian masing-masing,” katanya.

Baca Juga:  Femmy Udoki: PAN Gorontalo Segera Konsolidasi dan Gelar Musda

Saleh juga menilai kondisi politik nasional yang kondusif saat ini perlu dijaga melalui kerja sama lintas partai dan lintas kelompok.

Menurut dia, kekompakan antarkekuatan politik akan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun dinamika geopolitik yang terus berkembang.

“Kalau semua kekuatan politik bersatu, Indonesia justru akan dipandang sebagai negara yang kuat. Persatuan itu menjadi energi besar untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo dan Megawati menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6).

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam upacara tersebut, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Baca Juga:  Anas Jusuf Kembali Pimpin DPW PAN Gorontalo Lewat Muswil 2025

Usai upacara, suasana hangat terlihat saat Prabowo berbincang dengan Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin. Tidak jauh dari lokasi, Megawati juga tampak bergabung bersama para tokoh yang hadir.

Saat rombongan hendak meninggalkan lokasi, Prabowo sempat mempersilakan Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin berjalan lebih dahulu. Namun, Megawati justru mengajak Prabowo berjalan bersama.

Keduanya kemudian terlihat bergandengan tangan sambil berbincang dan sesekali tertawa. Momen sederhana itu pun langsung menyita perhatian dan menjadi sorotan publik karena memperlihatkan keakraban dua tokoh yang selama ini memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik Indonesia.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel