Politik

PSI Sulut Target Fraksi Utuh di Pemilu 2029, SAS Ajak Perempuan Berani Berpolitik

×

PSI Sulut Target Fraksi Utuh di Pemilu 2029, SAS Ajak Perempuan Berani Berpolitik

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPW PSI Sulawesi Utara, Syerly Adelin Sompotan (SAS)/Hibata.id
Sekretaris DPW PSI Sulawesi Utara, Syerly Adelin Sompotan (SAS)/Hibata.id

Hibata.id, Bolmut Lapangan sepak bola biasanya melahirkan gol. Namun, Sabtu (4/7/2026) malam di Desa Pimpi, Kecamatan Bintauna, yang “tercetak” justru target politik.

Di sela pertandingan persahabatan antara PSI Bolaang Mongondow Utara melawan Alkhairaat Bintauna, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara mengumumkan target besar menghadapi Pemilu 2029.

Scroll untuk baca berita

Yaitu membentuk fraksi utuh di DPRD provinsi dan kabupaten/kota serta merebut satu kursi di DPR RI.

Sekretaris DPW PSI Sulawesi Utara, Syerly Adelin Sompotan (SAS), mengatakan optimisme itu bukan sekadar slogan, melainkan didasarkan pada penguatan organisasi yang terus berjalan di seluruh daerah.

Baca Juga:  Penyebab DPP Golkar Pecat Bekas Wali Kota Gorontalo Marten Taha

“PSI Sulawesi Utara optimistis target Pemilu 2029 dapat tercapai. Kami menargetkan satu fraksi utuh di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, satu fraksi utuh di DPRD kabupaten dan kota, serta satu kursi di DPR RI,” kata SAS kepada wartawan usai pertandingan.

Menurut mantan Wakil Wali Kota Tomohon periode 2016–2021 itu, kepengurusan PSI di tingkat kabupaten, kota, hingga kecamatan telah terbentuk.

Kini, partai berlambang mawar itu memusatkan perhatian pada pembentukan struktur hingga desa dan kelurahan.

“Kalau fondasinya kuat sampai desa, rumah politiknya juga akan kokoh. Itu yang sedang kami bangun,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Bone Bolango Gelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan

Selain memperkuat organisasi, PSI Sulut juga mulai menyaring figur-figur yang dipersiapkan sebagai calon legislatif pada Pemilu 2029.

Rekrutmen dilakukan dari internal partai maupun tokoh di luar PSI yang memilih bergabung.

“Kami sudah memiliki sejumlah kader potensial, baik dari internal maupun eksternal. Mereka dipersiapkan untuk bertarung di DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten dan kota,” katanya.

Di tengah pembicaraan yang serius, SAS sempat menyelipkan candaan saat mengajak perempuan terjun ke dunia politik.

“Jangan tunggu jadi viral dulu baru masuk politik. Perempuan Sulawesi Utara punya kemampuan dan semangat yang luar biasa untuk ikut membangun daerah,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga:  Bamsoet Soroti Politik Uang Hambat Demokrasi Inklusif di Indonesia

Pernyataan itu langsung disambut tawa sejumlah peserta yang hadir.

Namun, pesan yang disampaikan tetap jelas: keterlibatan perempuan dalam politik dinilai menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat kualitas demokrasi di Sulawesi Utara.

Bagi PSI Sulut, pertandingan malam itu mungkin hanya laga persahabatan.

Tetapi, bagi mesin partai, peluit panjang tampaknya menjadi penanda dimulainya “kick-off” menuju Pemilu 2029.

Karena dalam politik, seperti sepak bola, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh striker, tetapi juga oleh kekompakan seluruh tim hingga bangku cadangan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel