Hibata.id, Teknologi – Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan perubahan baru yang bisa mengubah cara orang menggunakan aplikasi tersebut.
Jika selama ini WhatsApp identik sebagai aplikasi chat sederhana. Ke depan tampilannya disebut akan semakin mirip media sosial modern seperti Instagram.
Induk perusahaan Meta Platforms disebut ingin menjadikan WhatsApp bukan sekadar tempat berkirim pesan.
Tetapi juga ruang berbagi konten, interaksi, hingga aktivitas digital berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah hadirnya username. Dengan fitur ini, pengguna nantinya bisa mengobrol tanpa harus membagikan nomor telepon pribadi.
Fitur tersebut dinilai bakal meningkatkan privasi pengguna sekaligus mempermudah komunikasi dengan orang baru, terutama untuk kebutuhan komunitas, bisnis, hingga media sosial.
Laporan dari 24NewsHD TV menyebutkan WhatsApp juga sedang mengembangkan pengalaman berbagi konten yang lebih interaktif.
Pengguna nantinya bisa membagikan foto, video, dan pembaruan singkat dengan konsep yang jauh lebih modern dibanding fitur Status saat ini.
Bahkan, fitur Status disebut akan mendapat banyak tambahan baru, mulai dari musik latar, tombol like, hingga fitur interaktif “Tambahkan Milik Anda” yang sebelumnya populer di Instagram Stories.
Tidak hanya itu, bagian “Tentang” di profil WhatsApp juga diperkirakan berubah menjadi pembaruan singkat yang bisa hilang otomatis dalam 24 jam.
WhatsApp juga disebut sedang menyiapkan tema chat baru, sistem rekomendasi stiker berbasis AI, hingga fitur langganan saluran yang konsepnya mirip Telegram.
Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran fitur AI langsung di dalam aplikasi.
Teknologi tersebut nantinya dapat membantu pengguna menulis pesan otomatis, membuat ucapan, merapikan teks, hingga mengedit gambar tanpa harus memakai aplikasi tambahan.
Jika benar dirilis, fitur AI ini bisa membuat WhatsApp berubah dari aplikasi chat biasa menjadi platform multifungsi.
Meski terdengar menarik, perubahan besar tersebut juga memunculkan pro dan kontra.
Sebagian pengguna khawatir WhatsApp akan kehilangan identitasnya sebagai aplikasi ringan dan sederhana yang selama ini menjadi alasan utama banyak orang tetap setia menggunakannya.
Namun di sisi lain, langkah ini dinilai menjadi strategi Meta untuk menghadapi persaingan ketat dengan Telegram dan Signal yang terus menghadirkan fitur baru.
Hingga kini belum ada jadwal resmi peluncuran seluruh fitur tersebut. Namun berbagai bocoran yang muncul memperlihatkan bahwa WhatsApp sedang bergerak menuju era baru sebagai aplikasi “super app” dengan fitur yang semakin lengkap.











