Kesehatan

173 Perawat dan 86 Bidan Jadi Penopang Utama Layanan RSUD Zainal Umar Sidiki

×

173 Perawat dan 86 Bidan Jadi Penopang Utama Layanan RSUD Zainal Umar Sidiki

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Layanan RSUD Zainal Umar Sidiki/Hibata.id
Ilustrasi - Layanan RSUD Zainal Umar Sidiki/Hibata.id

Hibata.id – Setiap hari, denyut pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki bergerak tanpa henti.

Di balik ruang perawatan, instalasi gawat darurat, hingga ruang bersalin, ada ratusan tenaga kesehatan yang menjadi wajah terdepan pelayanan, yakni 173 perawat dan 86 bidan.

Scroll untuk baca berita

Merekalah yang paling sering berhadapan langsung dengan pasien, mendampingi sejak tahap awal pemeriksaan hingga proses pemulihan.

Peran itu menjadi bagian penting dari peningkatan mutu layanan RSUD Zainal Umar Sidiki dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  Penyakit DBD di Bone Bolango Mewabah, 50 Pasien 1 Meninggal Dunia

Direktur RSUD Zainal Umar Sidiki Mohammad Ardiansyah mengatakan, kontribusi perawat dan bidan menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Gorontalo Utara.

“Perawat dan bidan adalah tulang punggung pelayanan kami. Mereka hadir 24 jam, memastikan pasien mendapatkan perawatan yang aman, cepat, dan manusiawi,” kata Ardiansyah saat rapat evaluasi kinerja rumah sakit di Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:  DLH: Penggunaan Alat Berat di PETI Pohuwato Memperparah Wabah Malaria

Dengan dukungan 111 tempat tidur, ratusan perawat dan bidan tersebut bekerja dalam sistem layanan terpadu, mulai dari ruang rawat inap, IGD, hingga layanan kebidanan dan neonatal.

Kehadiran mereka turut mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah.

Ardiansyah menilai, peningkatan mutu layanan sejak 2023 hingga 2025 tidak terlepas dari konsistensi tenaga keperawatan dan kebidanan dalam menjalankan standar pelayanan.

Baca Juga:  Turun ke Masyarakat, RSUD ZUS Gorontalo Utara Dekatkan Layanan Kesehatan

“Grafik pelayanan terus membaik karena SDM kami bekerja dengan komitmen tinggi. Itu yang dirasakan langsung oleh pasien,” ujarnya.

Pemerintah daerah Gorontalo Utara menilai penguatan peran perawat dan bidan menjadi strategi penting dalam pembangunan sektor kesehatan.

Selain meningkatkan kualitas layanan, kehadiran mereka juga memastikan rumah sakit daerah mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel