Hibata.id – Pemerintah bersama TNI–Polri menggelar tanam raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Dusun Teladan, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (7/3/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut terhubung secara daring melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diikuti jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo mewakili Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Wakapolda Gorontalo, Kasrem 133/Nani Wartabone, serta Bupati Gorontalo.
Turut hadir pula unsur TNI–Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Idrus yang hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung.
Menurut Hamzah, jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di Gorontalo yang berperan penting dalam perekonomian daerah.
“Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa program penanaman jagung serentak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.
Ia mengatakan kebutuhan jagung nasional terus meningkat, baik untuk konsumsi masyarakat maupun untuk bahan baku industri dan pakan ternak.
Karena itu, pemerintah menargetkan perluasan lahan tanam jagung hingga sekitar 1 juta hektare untuk meningkatkan produksi nasional.
Kapolri juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, kementerian terkait, perbankan, dan kelompok tani agar program ini berjalan optimal.
Di Gorontalo, kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya dilakukan penanaman jagung secara simbolis oleh para pejabat dan perwakilan petani.
Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan buka puasa bersama masyarakat yang hadir.
Program tanam raya jagung ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung nasional, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani di daerah.












