Parlemen

Rakhmatiyah Deu: Desa Sehat Dimulai dari Perubahan Perilaku Masyarakat

×

Rakhmatiyah Deu: Desa Sehat Dimulai dari Perubahan Perilaku Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Rakhmatiya Deu/Hibata.id
Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Rakhmatiya Deu/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) Bone Bolango melantik pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat se-Kecamatan Bulango Utara sebagai langkah memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan bebas buang air besar sembarangan (BABS).

Ketua FKKS Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, mengatakan Pokja Desa Sehat menjadi ujung tombak dalam membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas sanitasi di desa.

“Desa sehat tidak bisa terwujud hanya melalui program pemerintah. Kuncinya ada pada keterlibatan masyarakat. Pokja Desa Sehat harus menjadi penghubung antara warga dan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di desa,” katanya usai pelantikan.

Baca Juga:  Pansus Aset DPRD Provinsi Gorontalo Desak Biro Hukum Mitigasi Risiko

Menurut Rakhmatiyah, konsep Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas kesehatan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Ia meminta setiap Pokja Desa Sehat aktif mendata persoalan kesehatan dan sanitasi di wilayahnya, kemudian mengoordinasikannya dengan pemerintah desa agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

FKKS Bone Bolango juga menjadikan percepatan desa bebas BABS sebagai salah satu prioritas. Rakhmatiyah menilai kebiasaan buang air besar di sungai, kebun, maupun lahan terbuka masih menjadi tantangan karena berisiko mencemari lingkungan dan memicu penyebaran penyakit.

Baca Juga:  Hamzah Idrus Ajak UMKM Gorontalo Urus NIB untuk Akses Bantuan Pemerintah

“Pokja Desa Sehat harus terus mengedukasi masyarakat agar menggunakan jamban yang layak. Target kami, seluruh desa di Bone Bolango bergerak menuju bebas BABS,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang popok sekali pakai sembarangan karena dapat mencemari lingkungan. Edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dan perilaku hidup bersih dan sehat, menurutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  DPRD Provinsi Gorontalo Fokus Perkuat PAD Lewat Ranperda Pajak Daerah

Rakhmatiyah juga meminta pengurus Pokja segera melaporkan warga yang belum memiliki jamban kepada pemerintah desa agar dapat diusulkan melalui program bantuan sanitasi.

Ia optimistis sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Pokja Desa Sehat mampu mempercepat terwujudnya desa yang bersih, sehat, dan memiliki akses sanitasi yang layak di Kabupaten Bone Bolango.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel