Hibata.id, Bone Bolango – Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, meminta pengurus Pokja Desa Sehat Kecamatan Botupingge tidak hanya mempertahankan status 100 persen Open Defecation Free (ODF), tetapi juga memperkuat pengelolaan sampah di tingkat desa.
Pesan itu disampaikan Rakhmatiyah saat melantik pengurus Pokja Desa Sehat Kecamatan Botupingge di Desa Timbuolo Tengah, Rabu. Pelantikan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Bone Bolango, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kecamatan, kepala desa, dan jajaran FKKS Bone Bolango.
Menurut Rakhmatiyah, mempertahankan status ODF menjadi tugas utama pengurus yang baru agar tidak ada lagi warga yang kembali melakukan buang air besar sembarangan.
“Tugas Pokja Desa Sehat sekarang adalah memastikan status ODF tetap terjaga dan tidak ada lagi warga yang kembali buang air besar sembarangan,” katanya.
Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sehingga harus terus dijaga melalui edukasi dan pendampingan.
Selain sanitasi, Rakhmatiyah menilai persoalan sampah menjadi tantangan berikutnya yang harus segera ditangani. Ia mengajak masyarakat membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang limbah rumah tangga, termasuk popok sekali pakai, ke lingkungan.
“Kesadaran masyarakat harus terus dibangun. Jangan membuang sampah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan dan berdampak pada kesehatan,” ujarnya.
Rakhmatiyah menegaskan, keberhasilan mewujudkan desa sehat tidak cukup mengandalkan program pemerintah. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara FKKS, Dinas Kesehatan, DLH, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat dalam menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.
Rakhmatiyah mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembentukan Pokja Desa Sehat Kecamatan Botupingge. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat sekaligus memperkuat gerakan Desa Sehat di Kabupaten Bone Bolango.












