Kriminal

Belum Naik Ring, Polisi Sudah Tiba: Lokasi Sabung Ayam di Paguat Ditertibkan

×

Belum Naik Ring, Polisi Sudah Tiba: Lokasi Sabung Ayam di Paguat Ditertibkan

Sebarkan artikel ini
Polres Pohuwato menertibkan lokasi yang diduga akan digunakan untuk sabung ayam di Desa Maleo, Paguat. Kegiatan belum dimulai saat polisi tiba/Hibata.id
Polres Pohuwato menertibkan lokasi yang diduga akan digunakan untuk sabung ayam di Desa Maleo, Paguat. Kegiatan belum dimulai saat polisi tiba/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Ayam belum sempat “naik ring”, polisi lebih dulu datang.

Lokasi yang diduga akan digunakan untuk kegiatan sabung ayam di Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, ditertibkan Polres Pohuwato, Sabtu (5/9/2026).

Ketika polisi tiba sekitar pukul 15.10 WITA, kegiatan sabung ayam belum dimulai.

Namun, sekitar 300 orang sudah berada di sekitar lokasi yang terletak di area perkebunan kelapa milik warga.

Kedatangan polisi sontak mengubah suasana. Orang-orang yang berada di lokasi memilih meninggalkan tempat dan masuk ke area perkebunan.

Alhasil, “pertandingan” belum sempat dimulai, kerumunan sudah lebih dulu bubar.

Penertiban tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima polisi secara langsung maupun melalui Call Center Polri 110.

Warga melaporkan dugaan aktivitas perjudian sabung ayam yang disebut beberapa kali berlangsung di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Niat Kirim Biskuit, Eh Nyelip Emas 1 Kg hingga Ketahuan di Bandara Djalaluddin

Aktivitas itu dikeluhkan karena dinilai menimbulkan keresahan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polres Pohuwato yang tergabung dalam regu siaga bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.30 WITA.

Perjalanan menuju lokasi pun tidak persis di pinggir jalan. Arena berada di kawasan perkebunan kelapa milik warga, sekitar 500 meter dari Jalan Trans Sulawesi.

Sekitar 40 menit kemudian, petugas tiba. Polisi mendapati ratusan orang berada di sekitar lokasi, tetapi kegiatan sabung ayam dilaporkan belum berlangsung.

Petugas kemudian melakukan penertiban dan mengamankan sejumlah perlengkapan yang ditemukan di lokasi.

Barang yang diamankan meliputi dua lembar terpal berukuran sekitar 50 x 50 meter, dua unit genset serta kabel listrik sepanjang kurang lebih 60 meter.

Baca Juga:  Beberapa Warkop di Kota Gorontalo Diduga Jadi Tempat Judi Online

Ayam jago yang sebelumnya berada di lokasi tidak ikut diamankan. Ayam-ayam tersebut telah dibawa pemilik masing-masing sebelum petugas melakukan pengamanan.

Kasat Reskrim Polres Pohuwato IPTU Renly H. Turagan mengatakan personel melakukan penertiban dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi di lapangan.

“Saat kami tiba, kegiatan sabung ayam belum dimulai. Personel kemudian melakukan penertiban dan mengamankan perlengkapan yang ditemukan di lokasi,” kata Renly.

Polisi Pilih Tak Bakar Arena

Ada satu hal lain yang menjadi perhatian dalam penertiban tersebut. Polisi memilih tidak membakar pagar maupun material arena yang berada di kawasan perkebunan.

Pertimbangannya bukan tanpa alasan. Pohuwato tengah memasuki musim kemarau sehingga penggunaan api di kawasan perkebunan berpotensi menimbulkan kebakaran.

Baca Juga:  Diduga Terkait Narkoba, PPPK di Pohuwato Dikabarkan Ditangkap

Alih-alih membereskan satu persoalan lalu memunculkan persoalan baru, petugas memilih menghindari pembakaran.

Api dikhawatirkan merambat ke perkebunan warga dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Polres Pohuwato selanjutnya mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban juga dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110.

Jadi, sore itu tidak ada cerita ayam menang atau kalah. Yang pasti, kegiatan belum sempat dimulai ketika polisi sudah berada di lokasi.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel