Hibata.id, Bone Bolango – Kalau biasanya pagi itu identik dengan ngopi santai, beda cerita di Bone Bolango, Jumat (24/4/2026).
Alun-Alun langsung “diserbu” warga yang datang bukan buat demo, tapi buat jalan sehat, senam, dan berburu keringat dengan penuh gaya.
Sejak matahari belum tinggi, pelajar, orang tua, sampai ASN sudah turun gunung meramaikan lokasi.
Ada yang datang serius olahraga, ada juga yang terlihat lebih fokus ke sesi foto dan ketemu teman lama, yang penting happy.
Rute jalan sehat dimulai dari Alun-Alun Bone Bolango dan berakhir di halaman Kantor Bupati.
Tapi tenang, ini bukan lomba lari. Banyak peserta yang jalan santai sambil ngobrol, sesekali berhenti, bahkan ada yang ketawa dulu baru lanjut jalan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Basir Noho, memastikan kegiatan ini memang dibuat santai tapi tetap punya tujuan.
“Yang penting masyarakat bergerak dulu. Kalau sudah gerak, sehatnya ikut,” katanya sambil tersenyum.

Panitia juga tidak tanggung-tanggung. Selain jalan sehat, ada senam aerobik massal yang bikin peserta mulai dari yang kaku sampai yang luwes jadi satu irama. Gerakan boleh beda, tapi semangat tetap sama.
Yang paling ramai? Ternyata bukan panggung utama, tapi layanan kesehatan gratis. Warga rela antre untuk cek kesehatan, bahkan ada yang sekalian donor darah.
Ada yang awalnya cuma ikut jalan sehat, pulangnya malah jadi “pahlawan” karena donor.
Kegiatan ini terasa seperti festival kecil. Tidak ada jarak antara pemerintah dan masyarakat. Semua bercampur, tertawa, bergerak, dan menikmati momen bersama.
HUT ke-23 Bone Bolango kali ini bukan sekadar perayaan. Ini ajang kumpul, ajang sehat, dan ajang berbagi cerita. Warga datang dengan satu tujuan, ikut meramaikan.
Tapi pulang dengan bonus—badan lebih segar, hati lebih senang, dan mungki stok foto di galeri yang bertambah banyak.












