Hibata.id, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyerahkan dukungan anggaran kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone Bolango.
Dukungan ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pembinaan organisasi kepemudaan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Anggaran tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, dalam agenda silaturahmi dan pembinaan organisasi.
Dalam kesempatan itu turut dihadiri Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Bone Bolango, Fredy Lasut.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Menurut dia, HMI merupakan salah satu organisasi yang selama ini aktif mencetak kader intelektual, pemimpin muda, serta menghadirkan gagasan pembangunan yang konstruktif bagi daerah.
“Pemerintah daerah mendukung organisasi kepemudaan yang memiliki semangat membangun daerah. HMI memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan generasi muda,” ujar Ismet Mile.
Ia menjelaskan dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat membantu pelaksanaan berbagai program kerja HMI Cabang Bone Bolango agar berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua MD KAHMI Bone Bolango Fredy Lasut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terhadap organisasi kemahasiswaan.
Menurut Fredy, sinergi antara pemerintah daerah, KAHMI, dan HMI menjadi langkah penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk mendorong lahirnya program-program edukatif, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat Bone Bolango,” katanya.
Di sisi lain, Kabid Komunikasi, Informasi, dan Humas KAHMI Bone Bolango Reynold Gobel menyebut dukungan tersebut menjadi energi baru bagi HMI Cabang Bone Bolango.
HMI Diminta untuk terus menghadirkan kegiatan yang konstruktif dan berorientasi pada pengembangan kepemimpinan pemuda.
Dukungan dari pemerintah daerah tersebut diharapkan memperkuat peran organisasi kemahasiswaan dalam menciptakan generasi muda yang adaptif, kritis, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.














