Hibata.id, Teknologi – PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang menandai percepatan transformasi perusahaan menuju penguatan bisnis berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam rapat tersebut, perusahaan berkode saham ISAT itu menegaskan komitmennya mempercepat strategi AI North Star untuk memperkuat pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan perusahaan terus fokus menjalankan strategi AI secara disiplin guna memperkuat kinerja dan memperluas dampak digital di Indonesia.
“Indosat terus mempercepat transformasi AI untuk menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,” ujar Vikram dalam keterangannya.
Di tengah tantangan makroekonomi sepanjang 2025, Indosat tetap menjaga kinerja bisnis melalui efisiensi operasional, penguatan layanan digital, dan percepatan transformasi perusahaan menjadi AI-native telco.
Perusahaan mengintegrasikan teknologi AI ke dalam operasional inti untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, meningkatkan produktivitas, serta mengoptimalkan efisiensi belanja modal.
Langkah tersebut turut memperkuat keterlibatan pelanggan dan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
Selain memperkuat layanan konektivitas, Indosat juga memperluas bisnis menuju AI TechCo dengan mengembangkan layanan sovereign AI, cloud, dan keamanan siber.
Perseroan menyebut fase transformasi itu membuka peluang pertumbuhan baru di segmen konsumen maupun enterprise berbasis teknologi AI.
Salah satu langkah strategis perusahaan dilakukan melalui kolaborasi dengan NVIDIA
yang diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Indosat memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan teknologi AI berstandar global di Indonesia.
Kolaborasi itu juga melahirkan platform Sahabat-AI yang dirancang untuk memperluas akses pengembangan kecerdasan buatan bagi masyarakat, pengembang, pelaku usaha, hingga institusi.
Indosat menilai platform tersebut dapat mendukung pengembangan solusi AI yang relevan dengan bahasa, budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.
Untuk memperluas akses AI secara nasional, perusahaan turut mengembangkan AI Grid terdistribusi dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi dan infrastruktur pusat data yang dimiliki perseroan.
Strategi itu memungkinkan distribusi daya komputasi AI ke berbagai wilayah di Indonesia sehingga mendorong pemerataan inovasi digital di luar kota besar.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota direksi yang efektif sejak penutupan rapat.
Selain itu, pemegang saham menunjuk Seppalga Ahmad sebagai komisaris perseroan.
Manajemen menilai penguatan struktur organisasi tersebut akan mempercepat eksekusi strategi bisnis perusahaan secara lebih agile dan terukur.
Reski Damayanti diketahui memiliki pengalaman di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi dan FMCG di Asia Tenggara.
Sementara Apoorva Mehrotra memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri telekomunikasi internasional, termasuk di Airtel dan Vodafone.
Adapun Honesti Basyir dinilai memiliki pengalaman strategis di sektor telekomunikasi dan transformasi bisnis digital.
Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar sebagai direktur dan Achmad Syah Reza sebagai komisaris perseroan.
Indosat menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi keduanya selama menjalankan tugas di perusahaan.
Pada agenda lainnya, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham.
Perseroan menyebut dividen tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah transformasi bisnis berbasis AI.
Dividen akan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.











