Hibata.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali memimpin langsung kegiatan penjangkauan dan pendataan calon peserta didik Sekolah Rakyat Terpadu 71 di Desa Piloliyanga dan Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Senin (01/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Lahmuddin bersama tim dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta pemerintah desa setempat mendatangi rumah warga untuk melakukan identifikasi, verifikasi, dan pendataan calon peserta didik yang berpotensi mengikuti program pendidikan tersebut.
Program penjangkauan difokuskan pada keluarga kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan bantuan pendidikan diberikan secara tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan.
“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Lahmuddin Hambali saat berdialog dengan warga.
Menurut dia, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
Dalam proses pendataan, tim menemukan sejumlah calon peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memenuhi persyaratan program.
Namun, pendataan tidak hanya menyasar satu jenjang pendidikan, melainkan seluruh kelompok usia yang menjadi target Sekolah Rakyat Terpadu 71.
Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada orang tua mengenai manfaat program, prosedur pendaftaran, serta berbagai persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta didik.
Lahmuddin mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Boalemo.
“Bagi orang tua yang memiliki anak usia sekolah dan memenuhi kriteria program, manfaatkan kesempatan ini dengan mencari informasi dan mendaftarkan putra-putrinya. Sekolah Rakyat hadir untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap Sekolah Rakyat Terpadu 71 dapat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pembangunan daerah melalui sektor pendidikan.
Kegiatan penjangkauan dan pendataan akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Boalemo agar seluruh anak yang memenuhi kriteria dapat terdata dan memperoleh kesempatan mengikuti program pendidikan tersebut.













