Boalemo

Wabup Boalemo: Pengurus PGRI yang Kuat Jadi Kunci Kemajuan Pendidikan

×

Wabup Boalemo: Pengurus PGRI yang Kuat Jadi Kunci Kemajuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali mendorong penguatan kapasitas pengurus PGRI untuk meningkatkan profesionalisme organisasi dan mutu pendidikan/Hibata.id
Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali mendorong penguatan kapasitas pengurus PGRI untuk meningkatkan profesionalisme organisasi dan mutu pendidikan/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menegaskan penguatan kapasitas pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Hal ini menjadi langkah penting dalam membangun organisasi profesi yang mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Lahmuddin saat membuka Pelatihan Penguatan Kapasitas Pengurus PGRI se-Kabupaten Boalemo di Hotel Grand Amalia, Minggu.

Menurut dia, organisasi yang kuat tidak hanya diukur dari banyaknya anggota, tetapi ditentukan oleh kualitas pengurus yang mampu menjalankan tata kelola organisasi secara profesional dan berkelanjutan.

“Organisasi profesi akan menjadi kuat apabila pengurusnya memiliki kapasitas yang baik. Pengurus yang berkualitas lahir melalui proses pembinaan dan penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkesinambungan,” kata Lahmuddin.

Baca Juga:  Semangat Hari Patriotik, Kirab Bendera Pusaka Merah Putih Tiba di Boalemo

Ia menjelaskan pelatihan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta kesiapan pengurus menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang.

Selain memperkuat kompetensi kepemimpinan, pelatihan juga diharapkan meningkatkan pemahaman pengurus mengenai tata kelola organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), administrasi keanggotaan, pengelolaan keuangan, hingga pengelolaan aset yang transparan dan akuntabel.

Lahmuddin juga mengajak seluruh pengurus PGRI memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan organisasi agar pelayanan kepada anggota menjadi lebih efektif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Boalemo, lanjut dia, memandang PGRI sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor pendidikan karena memiliki peran penting sebagai wadah perjuangan guru sekaligus jembatan komunikasi antara tenaga pendidik dan pemerintah.

Baca Juga:  Rum Pagau Tutup MTQ XII Boalemo, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

“PGRI merupakan organisasi yang paling dekat dengan guru di lapangan. Pengurus memiliki peran menyampaikan aspirasi, membangun komunikasi dengan satuan pendidikan, serta menjadi penghubung antara guru dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Lahmuddin kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam meningkatkan kesejahteraan guru, baik aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), maupun tenaga honorer.

Ia menilai peningkatan kesejahteraan guru menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Boalemo.

Menurut dia, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan PGRI akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Wakil Bupati Boalemo Dorong Penguatan Karakter Siswa

“Sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju dan berkualitas di Kabupaten Boalemo,” katanya.

Di akhir sambutannya, Lahmuddin mengajak seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan secara maksimal, aktif berdiskusi dengan narasumber, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pengurus PGRI yang semakin profesional, memperkuat soliditas organisasi, sekaligus mempererat kebersamaan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Boalemo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel