Hibata.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo meluncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) melalui Program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Program ini diluncurkan di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari, sebagai langkah memperkuat perlindungan, pemberdayaan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak di tingkat desa.
Peluncuran program tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, yang menegaskan bahwa perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan menghadapi diskriminasi maupun berbagai bentuk kekerasan.
Karena itu, menurut dia, perlindungan terhadap keduanya memerlukan kolaborasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Boalemo terus mendorong berbagai program strategis untuk meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak, salah satunya melalui Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” kata Lahmuddin saat memberikan sambutan di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari.
Ia menjelaskan, Program DRPPA menjadi strategi pemerintah dalam mewujudkan desa yang aman, inklusif, setara, serta responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.
Melalui Program Ruang Bersama Indonesia, pemerintah juga memperkuat jejaring desa, memperluas akses layanan, dan memastikan perempuan serta anak memperoleh perlindungan yang berkelanjutan.
“Program DRPPA merupakan salah satu upaya strategis untuk menghadirkan desa yang inklusif, aman, setara, dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Melalui Program Ruang Bersama Indonesia, kita memperkuat jejaring desa, memperluas akses layanan, serta memastikan perempuan dan anak mendapatkan ruang perlindungan yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lahmuddin berharap Desa Bongo III dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Boalemo dalam membangun lingkungan yang bebas dari kekerasan, mencegah perkawinan anak, memperkuat kesetaraan gender, serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berdaya dan anak-anak tumbuh secara aman, sehat, dan bahagia.
“Dengan diluncurkannya DRPPA melalui Program Ruang Bersama Indonesia hari ini, saya berharap Desa Bongo III mampu menjadi desa yang memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Boalemo juga mengukuhkan Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) yang akan bertugas mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat desa.
Relawan SAPA diharapkan berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, mendampingi korban, serta memperkuat kepedulian warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada perempuan serta anak.
Menutup sambutannya, Lahmuddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bongo III, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), para fasilitator, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak melalui Ruang Bersama Indonesia mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Boalemo.












