Hibata.id, Gorontalo – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo, Ny. Hj. Hartati Moha Pagau, meninjau Pameran Agribisnis Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Minggu.
Pameran agribisnis tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Penas KTNA XVII karena menghadirkan berbagai inovasi dan produk unggulan dari sektor pertanian, perikanan, kehutanan, hingga teknologi pangan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Hartati melihat secara langsung beragam produk yang dipamerkan peserta.
Produk tersebut meliputi hasil olahan pangan, komoditas pertanian bernilai tambah, teknologi budidaya perikanan, hingga produk kehutanan yang memiliki potensi ekonomi dan peluang pengembangan pasar.
Di sela peninjauan, Hartati juga mengunjungi stan Kabupaten Boalemo yang menampilkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Produk yang dipamerkan merupakan hasil karya masyarakat yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
Ia berdialog dengan para pelaku UMKM untuk mengetahui proses produksi, ketersediaan bahan baku, hingga strategi pemasaran yang diterapkan dalam memperkenalkan produk lokal kepada konsumen yang lebih luas.
Menurut Hartati, keikutsertaan Kabupaten Boalemo dalam ajang nasional seperti Penas KTNA XVII menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang pengembangan pasar bagi produk-produk unggulan masyarakat.
“Pameran seperti ini menjadi wadah yang sangat strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Boalemo kepada masyarakat dari berbagai daerah. Kita memiliki banyak potensi yang harus terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Hartati juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang terus berinovasi mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal.
Menurutnya, kreativitas dan konsistensi pelaku usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya melihat produk-produk UMKM Boalemo memiliki kualitas yang baik dan tidak kalah dengan daerah lain. Yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas, meningkatkan kemasan, serta memperluas promosi agar produk ini semakin dikenal masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Hartati menegaskan bahwa TP PKK Kabupaten Boalemo akan terus mendukung pengembangan UMKM karena sektor tersebut terbukti menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat yang mampu menciptakan nilai tambah bagi keluarga.
“Kami berharap para pelaku UMKM terus semangat berinovasi. Pemerintah daerah dan TP PKK akan terus memberikan dukungan agar usaha-usaha masyarakat bisa berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Pameran Agribisnis Penas KTNA XVII tidak hanya menjadi sarana promosi produk daerah, tetapi juga menjadi ruang pertukaran informasi, pengalaman, dan teknologi antarwilayah.
Kegiatan tersebut mempertemukan petani, nelayan, pelaku UMKM, akademisi, dan pemerintah untuk berbagi praktik terbaik dalam meningkatkan produktivitas serta daya saing sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Boalemo di stan daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM yang selama ini berupaya mengembangkan potensi lokal agar memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Hartati berharap partisipasi Kabupaten Boalemo dalam kegiatan nasional tersebut dapat membuka peluang kerja sama baru, memperluas akses pasar, serta meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan daerah di masa mendatang.













