Hibata.id, Gorontalo – Ketua Asprov PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali, memanfaatkan momentum Kongres Tahunan PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, untuk memperkuat jejaring sekaligus membawa misi pengembangan sepak bola Gorontalo ke tingkat nasional.
Dalam agenda tersebut, Lahmudin bertemu Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumarji, guna membahas langkah strategis mempercepat pembinaan dan peningkatan prestasi sepak bola daerah.
Lahmudin yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Boalemo menghadiri kongres sebagai Ketua Asprov PSSI Gorontalo.
Forum tahunan itu menjadi ruang konsolidasi seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia untuk menyusun arah kebijakan organisasi, memperkuat tata kelola, serta mempercepat peningkatan kualitas kompetisi nasional hingga daerah.
Menurut Lahmudin, kemajuan sepak bola Indonesia hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara PSSI pusat dan seluruh asosiasi provinsi.
Karena itu, Kongres Tahunan PSSI menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dalam membangun organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
“Forum ini bukan hanya membahas tata kelola organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat sinergi agar pembinaan sepak bola di setiap daerah berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” kata Lahmudin.
Di sela agenda kongres, Lahmudin berdiskusi langsung dengan Erick Thohir dan Sumarji mengenai berbagai program pengembangan sepak bola nasional.
Pembahasan mencakup pembinaan pemain usia dini, peningkatan kualitas kompetisi, penguatan kapasitas pelatih dan wasit, hingga strategi menciptakan ekosistem sepak bola yang mampu melahirkan talenta baru dari daerah.
Bagi Asprov PSSI Gorontalo, hasil komunikasi tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk mempercepat pembangunan sepak bola di provinsi itu.
Lahmudin menilai daerah memiliki peran penting dalam mencetak pemain berkualitas yang nantinya mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Ia menegaskan Asprov PSSI Gorontalo akan terus memperluas pembinaan usia dini, memperkuat kompetisi berjenjang, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sepak bola agar prestasi Gorontalo terus berkembang.
“Insyaallah, Asprov PSSI Gorontalo akan terus berkomitmen membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik, mulai dari pembinaan usia dini hingga peningkatan kualitas kompetisi di daerah,” ujar Lahmudin.












